CLOSE PAGE : PRINT NEWS

 

 

 
NEWS CATEGORIES
Mimbar Keagamaan
Opini Redaksi
Seputar Manadoku 
Politik Pemerintahan
Pendidikan Budaya
Bisnis Ekonomi
Hukum dan Kriminal
Historika dan Tokoh
Bolamania Tribun

BERITA DAERAH
Minahasa Induk
Minahasa Minut
Minahasa Selatan
Minahasa Tenggara
Tomohon
Bitung 
Sanger dan Talaud 
Bolmong 

REDAKSI INFO.
About Us

 

Alamat: Kompleks Ruko Megamas, Blok IB No. 38, Manado
Telp: (0431) 879799 (Hunting),
Fax: (0431) 879795 (Redaksi), (0431) 879790 (Marketing)
 

Berita Bolmong, Kotamobagu, Bolmut

16 Februari 2008

Warga Tutuyan Tewas Dianiaya dengan 21 Bacokan

 

 IKUTI BERITA LAIN

MMS-PNS Ber-valentine di Jumat Santai   
Tuna: Idealnya Daerah Pemekaran Miliki 1500 PNS 
NIP CPNS KK Turun, Bolmong Menunggu BKN 

Sebuah penganiayaan sadis terjadi di Desa Kayumoyondi, Kecamatan Tutuyan, Jumat (15/02) pagi, sekitar pukul 09.30 WITA. Warga setempat bernama Daud Idris (41) ditemukan tewas mengenaskan dengan 21 bacokan di sekujur tubuhnya, juga bagian wajahnya terpenggal jadi dua.
Korban sendiri ditemukan warga di kompleks perkebu-nan Kokoiton, yang masih masuk wilayah Desa Kayu-moyondi. Seketika penemuan itu menggemparkan masyara-kat. Untung saja, sebelum ter-jadi kesalahpahaman antar-warga, Kapolsek Kotabunan, AKP Teddy Pontoh dan jaja-rannya bergerak cepat untuk mencari tersangkanya.
Setelah dilacak dan dise-lidiki, terungkap tersangka penganiayaan itu berjumlah empat orang dan sekampung dengan korban. Tiga di anta-ranya langsung diciduk dan kini diamankan di Mapolsek Kotabunan untuk kepentingan pemeriksaan, masing-masing berinisial RM alias Rus (35), RM alias Rak (30) dan SK alias Sud (41). Sedangkan satu orang tersangka lainnya, berinisial MM alias Mul, masih buron higga Jumat sore kemarin. 
“Polisi sedang melakukan pe-ngejaran terhadap tersangka yang satu ini,” kata Pontoh.
Adapun motif pembunuhan sadis tersebut, ditengarai ka-rena kecemburuan sosial yang berawal dari penjualan sebuah areal perkebunan yang dila-kukan mertua korban. Ka-barnya tersangka tidak mene-rima, sehingga nekat mela-kukan pembunuhan. Namun untuk motif persisnya, masih sedang didalami aparat dari Polsek Kotabunan.
Disampaikan Pontoh juga, sejumlah massa dari keluarga korban sempat berontak saat mengetahui peristiwa tersebut. Namun belakangan situasi dapat dikendalikan, karena turut dibantu oleh sangadi dan unsur Muspika. 
Adapun pemakaman korban kabarnya segera dilakukan, usai sholat Jumat, kema-rin.(tus) 

  
© Copyright 2003 Komentar Group. All rights reserved. webadmin