|
|
|
|
![]() |
![]() |
| Berita
Ekonomi dan Bisnis |
16 Februari 2008
|
|
Ribuan ton beras cadangan dipersiapkan
Hadapi Kenaikan Harga Beras, Bulog akan Lakukan OP
|
Cadangan beras yang tersimpan di gudang penyimpanan Bulog Sulut akan dipersiapkan untuk Operasi Pasar (OP) beras. Demikian dikatakan Kadis Perindag Sulut, Gemmy Kawatu SE MSi belum lama ini di kantornya.
Kawatu menjelaskan, naiknya harga beras selama ini mence-maskan warga sehingga peme-rintah perlu mewaspadai ke-naikan harga beras yang bisa mencapai 20 persen.
“Kita akan pantau perkemba-ngan harga beras dalam sebu-lan ini. Jika harganya naik 15 hingga 20 persen atau me-nyentuh Rp 7 ribu per kilogram, maka kita akan segera lakukan OP,” ujar Kawatu.
Diketahuinya, pemerintah memang telah melakukan Operasi Stabilisasi Harga Be-ras (OSHB) dalam beberapa bulan terakhir ini. Namun upaya tersebut nampaknya belum berhasil menurunkan harga beras. Oleh karenanya ribuan ton beras cadangan pemerintah akan dipergu-nakan untuk OP jika harga beras terus bergejolak.
Selain itu kenaikan harga be-ras juga akibat musim peng-hujan yang belum berhenti, sehingga sejumlah propinsi lainya di Indonesia terganggu pasokannya “Banjir di pulau Jawa serta di sentra penghasil beras membuat harga beras mulai naik dan ini berlaku secara nasional,” tandasnya.
Sementara untuk patokan harga dalam pelaksanaan OP nanti sementara dikaji oleh pihak pemrop dan Bulog. “Be-lum pasti harganya karena harus melalui rapat dengan sejumlah instansi terkait” kata Kawatu.
Diharapkannya harga kese-pakatan untuk pelaksanaan OP nanti dapat dijangkau oleh semua kalangan terutama bagi keluarga yang tidak mampu.
Seperti diketahui sebelumnya, akibat baru dimulainya musim tanam tahun ini, harga beras di pasar tradisional kembali naik sehingga sejumlah petani kekurangan pasokan, Kenaikan harga berlaku untuk beras Superwin asli yang dulunya hanya senilai Rp 300 ribu, kini beranjak naik menjadi Rp325 ribu per karung isi 60 kilogram. Demikian halnya dengan harga beras jenis Sultan di mana kini telah menyentuh Rp 315 ribu dari sebelumnya Rp 285 ribu per karung. Sementara pen-jualan secara eceran di mana untuk beras jenis superwin kini telah mencapai Rp 6.250 per kilogram, dari sebelumnya Rp 6.000 per kilogram.(wel)
|
|