|
|
|
|
![]() |
![]() |
| Berita
Pendidikan dan Budaya |
16 Februari 2008
|
|
Minggu Sengsara Kedua,
Umat Diajak Hayati Sengsara Kristus
|
Hari ini, Jumat (16/02), masuk minggu sengsara kedua, seluruh Umat Kristiani yang ada di Manado, diajak menghayati tentang makna kesengsaraan Kristus, yang rela datang menjumpai manusia, yang berada dalam belenggu dosa. Dan rela menebus dosa umat manusia.
Demikian imbauan, pendeta pelayan GMIM Zaitun Wilayah Manado Sentrum, Pdt John Tilaar. “Dengan momen Ju-mat Agung, Umat Kristiani di-ingatkan tentang makna se-buah pengorbanan, yang tan-pa pamrih, dan tanpa balas. Umat Kristiani juga diajak meneladani pengorbanan Sang Guru Agung. Ada ba-nyak hal yang kita lakukan di minggu-minggu sengsara ini, di antaranya melakukan pua-sa pribadi, berdoa, mendalami Alkitab. Sehingga, makna sengsara akan terasa, dan da-pat kita hayati sepenuhnya,” ujarnya menam-bahkan, ini hen-daknya terus kita lakukan, mulai da-ri minggu sengsara satu sam-pai minggu sengsara keenam.
Pasalnya, penderitaan Kris-tus, sarat makna dalam kehi-dupan orang Kristen. Di ma-na, memasuki minggu-ming-gu sengsara ini, Umat Kris-tiani diingatkan untuk meng-hindari hal-hal negatif lain-nya, seperti pesta pora, mi-num-minuman, berkelahi, berbohong. Tetapi, hendak-nya lebih banyak melakukan kegiatan-kegiatan yang ber-manfaat dan lebih kepada perkuat nilai keimanan. “Se-bab, jika kita bandingkan de-ngan apa yang kita lakukan saat ini, belum berarti, jika di-bandingkan dengan pengor-banan Yesus Kristus untuk umat manusia,”ucapnya.(aan)
|
|