|
|
|
|
![]() |
![]() |
| Berita
Kota Tomohon dan Sekitarnya |
16 Februari 2008
|
|
Warga Kinilow Merajut Hidup di Atas Jurang
|
USAHA anyaman bambu sudah puluhan tahun digeluti sejumlah warga Kelurahan Kinilow-Tomohon Utara. Tuntutan ekonomi membuat mereka harus mengorbankan rasa takut meski berusaha di atas jurang.
“So amper dua puluh tahun to-rang ba usaha anyaman ini. Sampe skarang torang pe tam-pa ini nda pernah jadi apa-apa,” tukas Hengky, salah satu pen-jual anyaman yang mengaku mewarisi usaha tersebut dari orang tuanya.
Berbicara soal pendapatan sebulan, menurutnya, tidaklah seberapa jika dibandingkan dengan gaji pegawai pemerin-tah dan swasta. “Biar jo cuma untung sadiki tapi yang penting kita bisa membiayai kebutuhan istri dan sekolah anak-anak,” ucap Hengky.
Sementara itu, penjual anya-man lainnya, Willem Kalalo me-nambahkan, barang-barang yang dijual ada yang dibuat sendiri dan dibeli dari pedagang luar Kota Tomohon. “Kalu barang-barang yang terbuat dari anyaman bambu dan kayu torang beking sandiri tapi kalo pot dan guci yang terbuat dari tanah liat torang bli pa pedagang dari Pulutan-Remboken,” tambah Opa Willem, sapaan akrabnya.
Terkait pengembangan usaha ini, Hengky dan Opa Willem sa-ngat mengharapkan adanya ke-pedulian dari pemerintah dengan memberikan sentuhan bantuan modal dan pelatihan kerajinan tangan.(jok)
|
|