|
|
|
|
![]() |
![]() |
| Berita
Kota Tomohon dan Sekitarnya |
16 Februari 2008
|
|
Disperindag dan Polisi Segera Sidak Pengecer Semen
|
Masyarakat Kota Tomohon kembali dihadapi dengan ma-salah bahan semen. Pasalnya, saat ini semen di toko-toko ba-ngunan sudah menghilang alias kosong. Menurut para pemilik toko bangunan, cepat kosong-nya semen dikarenakan kebu-tuhan masyarakat Kota Tomo-hon akan semen cukup tinggi.
Masalah semen ini menjadi perhatian khusus Disperindag Sulut dan aparat kepolisian, dimana dalam waktu dekat akan ke Tomohon untuk me-nyidak para pengecer semen.
Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disperin-dag) Kota Tomohon, Ir Truusje Kaunang, membenarkan pihak Disperindag Sulut dan Polda dalam waktu dekat akan ke Tomohon untuk menyidak para pengecer semen. “Pokoknya da-lam waktu dekat ini Disperin-dag Sulut yang di back-up Polda Sulut akan ke Tomohon. Mere-ka-mereka ini nantinya akan menelusuri apa yang menye-babkan harga semen sudah diatas jauh dari HET di tingkat pengecer yakni Rp 47 ribu per sak. Selain itu juga akan dite-lusuri semen dibeli dari siapa, karena laporan yang saya teri-ma semen di Tomohon tidak dibeli pada distributor,” tukas Kaunang kepada Komentar, Jumat (15/02) kemarin.
Penelusuran harian ini, harga semen yang dijual toko-toko bangunan di Kota Tomohon bervariasi yakni mulai dari Rp 55 ribu per sak sampai Rp 65 ribu per sak.(jok)
|
|