|
|
|
|
![]() |
![]() |
|
Berita
Minahasa Tenggara
|
18 Februari 2008
|
|
Abrasi Tinggi, Wilayah
Belang Terancam Hilang
|
Tingginya terjangan ombak yang belakangan terus meng-hantam kawasan pesisir pantai Bentenan, Bentenan Indah, Ra-tatotok pantai, dan Molompar di Kecamatan Belang dipastikan berpotensi memicu terjadinya bencana alam. Ini ditandai fakta di lapangan di mana abrasi yang terjadi hari ke hari mengakibat-kan luas wilayah daratan makin berkurang.
Seperti di kawasan Bentenan Indah dan Bentenan Resort yang saat ini garis pantainya terus mengarah ke daratan. Sikap kritis kemudian ditunjukkan Wakil Ketua DPRD Mitra, Johanes Ja-ngin SE. “Jika hal ini terus dibiar-kan dikhawatirkan memunculkan kerugian besar bagi masyarakat,” katanya sembari meminta peme-rintah segera memperhatikan situasi tersebut.
Apalagi saat ini tiupan angin Selatan yang makin kencang, memunculkan arus gelombang yang tiada henti menerpa bibir pantai. “Jadi jangan dinilai se-pele dengan abrasi ini, karena selain mengancam warga, abrasi juga erat terkait dengan keselamatan lingkungan yang mestinya dilestarikan. Jika hal ini segera ditindaklanjuti peme-rintah tentunya warga Mitra yang bermukim di wilayah pesi-sir dapat terjamin keselama-tanya,” tandasnya.
Bupati Mitra, Drs Albert Pontoh MM ketika dimintai tangapannya akhir pekan lalu mengatakan, untuk penanganan hal tersebut merupakan kewenangan propinsi di bawah koordinasi Dinas SDA. “Mereka yang menangani itu,” tandas Pontoh.(dax)
|
|