|
|
|
|
![]() |
![]() |
|
Berita
Tribun Olahraga
|
18 Februari 2008
|
|
Pengurus asal
‘caplok’
Musda PTMSI Sulut Disinyalir ‘KJ’
|
Musyawarah Daerah (Musda) Persatuan Tenis Meja Seluruh Indonesia (PTMSI) Sulut yang digelar pada 4 Februari lalu, disinyalir kujang jelas alis ‘KJ’. Hal ini seperti yang dibeberkan oleh sumber resmi harian ini, Sabtu pekan lalu. Menurutnya, dinilai ‘KJ’ karena nama-nama pengurus yang ada itu, hanya asal ‘caplok’ saja dan tanpa sepengetahuan yang bersangkutan.
“Saya dapat informasi dari para pengurus yang masuk dalam kepengurusan PTMSI Sulut, bahwa mereka tidak tahu menahu kalau sudah digelar musda. Mereka justru mengetahui dari rekan pengurus lainnya yang juga bingung sudah masuk dalam kepengurusan,” aku Sumber tersebut yang enggan namanya dikorankan.
Dikatakan, hampir sebagian besar pengurus adalah orang-orang yang tak tahu dengan cabang olahraga (cabor) tenis meja. “Prestasi buruk tidak hanya pada sosok atlet, pengurus juga berperan penting apabila tenis meja tak maksimal. Jadi kalau pengurus yang dipilih untuk periode mendatang orang-orang yang tak paham tenis meja, bagaimana dengan prestasi tenis meja Sulut nantinya?,” imbuhnya sedikit bertanya.
Ditambah lagi, kata dia, khususnya pelatih, kalau sudah jelas-jelas tak berhasil memberikan prestasi, buat apa dipakai lagi. “Kan ini tidak objektif, mereka seharusnya tidak usah dipakai lagi. Kalau dipakai terus prestasi tenis meja Sulut tak akan pernah maju,” ungkapnya.
Menurutnya, alangkah baiknya dalam pemilihan pengurus PTMSI Sulut benar-benar sesuai dengan kemampuan dan kualitas yang dimiliki. “Jangan orang-orang yang tak paham itu yang dipilih. Saya bicara ini karena memang saya sangat peduli dengan cabor tenis meja,” tukasnya.(sal)
|
|