HANYA SATU UNTUK SEMUA

 

 
NEWS CATEGORIES

 

Alamat: Kompleks Ruko Megamas, Blok IB No. 38, Manado
Telp: (0431) 879799 Fax: (0431) 879795 (Redaksi), (0431) 879790 (Marketing)

Head Lines News

18 Februari 2008

Dua Calon Gubernur BI ‘Orang SBY’ Ditolak 

 
Dua figur banker yang dijagokan Presiden SBY sebagai calon Gubernur Bank Indonesia (BI) periode 2008-2013, masing-masing Agus Martowardojo dan Raden Pardede, dimentahkan sejumlah anggota Komisi XI DPR. Dasar penolakan tersebut, karena kedua figur dinilai tidak memiliki cukup kapabilitas untuk memimpin BI. 

Agus Martowardojo sendiri adalah Direktur Utama Bank Mandiri dan Raden Pardede menjabat Wakil Direktur PT Perusahaan Pengelola Aset (PPA). Muncul dugaan, diaju-kannya nama Raden Pardede disengaja untuk memuluskan Agus Martowardojo kelak me-mimpin BI menggantikan Burhanuddin Abdullah. Pen-calonan tersebut dinilai ten-densius mengarah pada satu nama untuk diloloskan DPR.
Sikap menolak ‘orang SBY’ tersebut ditegaskan sejumlah anggota Komisi XI DPR, di Jakarta, akhir pekan (16/02) lalu. Mereka di antaranya Rizal Djalil (Fraksi Partai Amanat Nasional), Rama Pra-tama (Fraksi Partai Keadilan Sejahtera), dan Maruarar Si-rait (Fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan). Peno-lakan secara implisit juga di-sampaikan ekonom Citibank, Anton H Gunawan. 
Rizal Djalil berpendapat, pencalonan Agus dan Raden menunjukkan ketidakpaha-man pemerintah. Sebab, keduanya tidak memahami seluk-beluk kebijakan mo-neter yang menjadi tanggung jawab utama BI. Menyangkut figur Agus, meskipun dikata-kan sukses sebagai bankir, namun Rizal menyebut yang bersangkutan belum bisa disebut berhasil memimpin Bank Mandiri. Sementara Raden, meskipun memahami moneter, namun minim peng-alaman praktis dalam kebi-jakan moneter.
“Raden bagus, tetapi dia hanya sebagai calon pendam-ping. Karena kelihatannya presiden ingin menggolkan Agus. Ini berjudi namanya,” ujar Rizal. Senada dengan itu, Rama Pratama mengungkap-kan, saat ini berkembang wa-cana di Komisi XI DPR untuk menolak dan mengembalikan surat presiden mengenai calon Gubernur BI. “Keten-tuannya kita punya waktu satu bulan untuk menilai calon yang diajukan. Tapi ka-lau hanya dua calon, mung-kin dalam dua minggu kita bisa kembalikan surat pre-siden,” ungkap Rama.
Dia menilai, presiden bersi-kap subjektif karena tidak mengajukan figur internal dari BI. “Yang menjadi perta-nyaan, mengapa tidak ada satu pun calon dari internal BI. Hal ini, tidak memberi ke-leluasaan bagi DPR untuk me-nilai calon yang pantas memim-pin BI ke depan,” jelasnya.
Namun demikian, Ketua Komisi XI DPR, Awal Kusu-mah, dari Fraksi Partai Golkar menilai Agus dan Raden me-miliki kapabilitas memimpin BI. Mengenai diajukannya dua nama dari luar BI, dia me-negaskan, hal itu hak prero-gatif presiden. Untuk itu, lan-jut Awal, Komisi XI segera melakukan rapat internal untuk membahas kriteria dan bahan-bahan uji kelayakan dan kepatutan (fit and proper test) calon Gubernur BI. Di-perkirakan, fit and proper test digelar pertengahan Maret 2008.(shc/spc)

  
© Copyright 2003 Komentar Group. All rights reserved. webadmin