|
|
|
|
![]() |
![]() |
| Berita
Minahasa Induk |
18 Februari 2008
|
|
Selangkah Lagi Leilem Jadi Milik Tomohon
|
Aspirasi mayoritas masyarakat tiga desa di Leilem, Kecamatan Sonder, yang ingin menggabungkan diri dengan Kota Bunga, Tomohon, semakin solid. Ini terbukti dalam seminar yang digelar Sabtu (16/02) pekan lalu, di Aula Sulfur Resort milik Freddy Sualang, di Leilem.
Dalam seminar yang diha-diri seluruh unsur perwa-kilan masyarakat Leilem ter-sebut, disepakati bahwa ma-syarakat Leilem telah ber-tekad untuk bergabung de-ngan Kota Tomohon. “Semi-nar ini menepis isu bahwa as-pirasi penggabungan Leilem ke Tomohon cuma kepenti-ngan segelintir orang. Sebab, pada umumnya warga Leilem setuju dan mendukung ren-cana bergabung dengan Kota Tomohon,” ujar Ketua II Tim Penggabungan, Jantje Mo-ngilala, Minggu (17/02) ke-marin.
Ditambahkannya, hasil se-minar itu akan dijadikan ba-han kajian dalam proposal usulan penggabungan, yang saat ini sedang dalam peram-pungan. Rencananya, propo-sal itu akan segera disodor-kan ke DPRD Kabupaten Minahasa pada akhir Feb-ruari nanti.
Hadir dalam seminar itu antara lain, Ir Mieke Pang-kong MSi, Jendry Keintjem, Rosye Pandegiroth, Eddy Ru-mayar, Alex Roring, Max Rain-tung, Andika Mongilala serta sejumlah pakar tata ruang lainnya.
Sedangkan mewakili masya-rakat Leilem dihadiri oleh pe-merintah desa, BPD, tokoh masyarakat, tokoh agama, to-koh generasi muda, serta se-bagian warga Leilem. Turut hadir pula mewakili masyara-kat Tomohon di antaranya, Ibrahim ‘Bam’ Tular, Robby Pe-lealu dan Josis Ngantung.(dav)
|
|