|
|
|
|
![]() |
![]() |
| Berita
Minahasa Minut |
18 Februari 2008
|
|
Wabup: pindah kantor terkendala listrik
PLN Diminta Seriusi Sambungan Gabdin
|
Tak
seperti DPRD Minut yang ‘nekat’ pindah kantor
meski minim fasilitas seperti listrik dan air.
Buktinya Sekretariat Pemkab Minut nampaknya masih
‘enggan’ melangkah ke kawasan perkantoran Pemkab
Minut karena kendala listrik dan air. Hal ini
setidaknya diakui Wakil Bupati Minut Drs Sompie
Singal MBA saat dikonfirmasi Minggu (17/02). Menurutnya, kendala utama yang dihadapi adalah masalah kelistrikan.
“Kami memang berencana untuk pindah kantor pekan ini, namun maksud tersebut belum bisa direaliasasikan. Kendala utama adalah listrik dan air. Memang bisa disiasati dengan genzet sebab ada anggarannya, tapi karena PLN sudah melakukan evaluasi di lapangan dan sudah berjanji dalam waktu dekat ini membenahi listrik di kawasan perkantoran Minut, maka kami menunggu setelah ada realisasi dari PLN,” jelas Singal.
Senada dikatakan Asisten II Pemkab Minut Drs Willy Kumentas bahwa PLN sudah berjanji akan segera menanggulangi masalah penyambungan listrik di kawasan perkantoran Minut. “Berbagai persyaratan sudah diajukan ke pihak PLN, mudah-mudahan secepatnay direspons,” ungkapnya.
Kepala ranting PLN Airmadidi Tommy Pangemanan saat dikonfirmasi Minggu (17/02) menjelaskan, permintaan Pemkab Minut untuk penyambungan listrik di wilayah perkantoran Minut sudah ditindaklanjuti ke cabang Manado.
“Penyambungan listrik ke kawasan perkantoran Minut sudah diajukan ke PLN Cabang Manado dan tinggal menunggu jawaban. Tapi biasanya itu tidak makan waktu, sebab saat persetujuan turun, bayar biaya pemasangan langsung menyala. Mudah-mudahan minggu ini atau paling lambat penyambungannya terealisasi setelah turun persetujuan dari PLN Cabang Manado. PLN intinya berusaha semaksimal mungkin agar sarana vital pelayanan masyarakat tersebut segera dialiri listrik,” jelasnya.(irv)
|
|