|
|
|
|
![]() |
![]() |
|
Berita
Politik dan Pemerintahan
|
18 Februari 2008
|
|
Dijadikan Kampus IIP, Aktivitas Bandiklat Tetap Seperti Biasa
|
Bakal dijadikannya Bandiklat Maumbi sebagai kampus Insti-tut Ilmu Pemerintahan (IIP), ti-dak akan mengganggu aktivitas di Bandiklat tersebut. Kepala Bagian Humas Pemprop Sulut, Dra Feibe Rondonuwu MSi, status penggunaan gedung ada-lah pinjam pakai, sehingga tidak mutlak sepenuhnya akan terpa-kai untuk semua kegiatan praja.
“Sewaktu rombongan tim me-netapkan lokasi Bandiklat seba-gai kampus IIP, Pak HD Wawo-runtu yang tidak lain adalah Kabandiklat mengingatkan agar masyarakat tidak perlu khawatir serta mempolemikkannya. Se-bab, aktivitas Bandiklat tetap ber-jalan,” ujar Rondonuwu mengutip Waworuntu.
Selain itu, ditambahkan Ron-donuwu, menyangkut hasil sur-vei selanjutnya akan disampai-kan oleh tim ke pusat. Dengan demikian, untuk menentukan langkah perkembangannya ting-gal menunggu proses.
“Tetapi yang pasti pada Sep-tember mendatang, kampus sudah dapat beroperasi. Dan ini adalah langkah maju bagi dae-rah kita, yang sebelumnya tidak masuk dalam rencana pendiri-an kampus IPDN, karena yang ditetapkan hanyalah lima dae-rah, sementara untuk Sulut ha-rus bergabung dengan Maka-ssar,” ungkapnya.
Seperti diketahui, berdasar-kan hasil survei, untuk lokasi kampus Bandiklat Maumbi ha-nya untuk sementara waktu saja.
Pasalnya, ada lahan lain yang lebih memenuhi syarat, yakni di lokasi tanah pemprop yang ada di Kalasey, yang luasnya men-capai 200 hektar. Di mana un-tuk pembangunannya bakal di-realisasikan pada tahun 2009 mendatang.(eda)
|
|