|
|
|
|
![]() |
![]() |
|
Berita
Minahasa Tenggara
|
19 Februari 2008
|
|
Didukung ketersediaan lahan
Mitra Potensial Jadi Penghasil Jagung Terbesar di Sulut
|
Bupati Mitra, Drs Albert Pontoh MM mengatakan, wi-layah Kabupaten Mitra yang memiliki daya dukung sum-ber daya alam yang luas ber-potensi menjadi penghasil ja-gung terbesar di Sulut. Menu-rutnya ini tidak berlebihan mengingat di Mitra luas lahan yang tersedia ikut diimbangi oleh banyaknya jumlah petani jagung yang ada.
“Saya merasa optimis de-ngan dukungan sumber daya alam dan sumber daya ma-nusia yang ada di Mitra, tar-get menjadikan kabupaten ini sebagai penghasil jagung ter-besar bukan suatu hal yang mustahil,” tegas Pontoh. Ber-tolak alasan ini, Pontoh be-berapa waktu sebelumnya te-lah menginstruksikan jajaran camatnya, kepala desa/hu-kumtua agar di setiap keca-matan yang ada dapat me-nyiapkan lahan untuk tana-man jagung dengan luas 1000 hektar perkecamatan. Jika ada enam kecamatan maka tentunya total keseluruhan lahan akan mencapai 6000 hektar lahan jagung.
“Bayangkan saja jika 6000 hektar ini dimaksimalkan, berapa ratus ribu ton jagung hasilnya nanti?” ungkap Pon-toh. Soal calon pembeli, man-tan Kadisperindag Sulut ini buru-buru mengatakan hal tersebut tak perlu ditakutkan. “Pemerintah sudah menyiap-kan calon pembelinya jika pa-nen tiba,” tegasnya.
Di tempat terpisah Kepala Di-nas Pertanian dan Peternakan Ir Telly SM Powa ikut memper-tegas per-nyataan bupati di atas. Kata dia, ren-cana ter-sebut se-jak jauh hari su-dah di-siapkan. Saat ini tinggal me-nunggu waktu untuk pencana-ngannya. Karena selain jagung ada juga jenis tanaman agropo-litan lainnya yang nantinya akan ditanam. Itu misalnya ke-delai yang program perdananya sekitar 100 hektar akan dilaku-kan di masing masing kecama-tan. Selain itu pula ada juga ta-naman kentang percontohan di Kecamatan Touluaan.(dax)
|
|