HANYA SATU UNTUK SEMUA

 

 

NEWS CATEGORIES

 

Alamat: Kompleks Ruko Megamas, Blok IB No. 38, Manado
Telp: (0431) 879799 Fax: (0431) 879795 (Redaksi), (0431) 879790 (Marketing)

Berita Ekonomi dan Bisnis

19 Februari 2008

Semen di Sulut Langka dan Mahal 


Kelangkaan dan mahalnya harga semen tidak bisa sepe-nuhnya dipersalahkan kepa-da distributor atau agen. “Bagi kami kesalahan bukan pada distributor, tapi justru ada pada pihak pabrikan,” ujar Suntje Monintja SE MM, salah seorang pengembang di Manado baru-baru ini.
Menurut Monintja, masalah kelangkaan semen dan ma-halnya harga sudah seha-rusnya menjadi catatan pen-ting bagi pabrik. “Sekarang ini selain mahal, stok semen juga kosong di semua tempat. Aki-batnya pembangunan di Su-lut tersendat dan tentu akan mempengaruhi pertumbuhan ekonomi,” ujar Monintja yang kini tengah membangun pe-rumahan Puri Indah Permai 2 di Malalayang.
Dikatakannya, meski PT Semen Tonasa sudah mem-bangun pengepakan di Kota Bitung, namun kenyata-annya tidak banyak mem-bantu distribusi semen di daerah ini.“Mereka (PT Tonasa, red) bisa saja ber-alasan ada alat yang rusak atau pasokan dari Makassar belum tiba. Jadi saya kira pengepakan yang dibangun PT Tonasa tidak berpengaruh banyak buat kelancaran distribusi di Sulut,” tukasnya.
Sementara untuk kelang-kaan semen Tiga Roda dan merk lainnya, menurut dia, kemungkinan hal ini terjadi karena mekanisme pasar yang belum teratur. “Mungkin mereka lebih tertarik mema-sarkan semennya ke daerah yang mudah dijangkau,” ujarnya.
Selain semen, Monintja juga menyorot harga besi yang kini harganya naik seratus persen. “Harga besi dengan berbagai jenis dan ukuran mengalami kenaikan signifikan. Sudah tentu kenaikan bahan bangu-nan ini akan berdampak buruk,” pungkasnya.(jef)

  
© Copyright 2003 Komentar Group. All rights reserved. webadmin