|
|
|
|
![]() |
![]() |
| Berita
Mimbar dan Keagamaan |
19 Februari 2008
|
|
Mocodompis: Gereja Perlu Melakukan Orientasi
|
Menanggapi peningkatan jumlah Orang Dengan HIV/AIDS (ODHA) di Sulut jika dilihat selang 2006-2007 dan 2007-2008 mengalami peningkatan sekitar 90 persen, Sekretaris Pemuda GMIM, Frangky Mocodompis, Senin (18/02) menegaskan, butuh perhatian gereja, untuk melakukan orientasi.
“Gereja perlu melakukan orientasi, terlebih bagi pimpinan-pimpinan sebab selama ini hanya berbentuk seremoni saja. Adapun orientasi yang dimaksud, yaitu melakukan program-program pemberantasan dan pencegahan, seperti memberikan materi tentang gambaran HIV, gejala yang ditimbulkan serta akibatnya,”ujarnya menambahkan, agar para pemuda tidak terjerumus kedalamnya.
Sebab, penanggulangan HIV bukanlah hal yang gampang. Dan untuk ini, gereja harus terpanggil untuk meyelamatkan nasib pemuda, yang merupakan generasi penerus, harapan bangsa dan negara. “Perlu adanya wadah, untuk melakukan berbagai kegiatan, diantaranya seminar, dialog ataupun penyampaian materi secara bebas, yang didalamnya melibakan pimpinan-pimpinan gereja, tokoh masyarakat dan para pemuda, remaja. Dimana, kegiatan seperti juga diharapkan rutin dilakukan, tiap bulannya, ataupun tiap minggunya,”ucapnya.
Menyikapi persoalan ini, Mocodompis juga menyatakan prihatin, harusnya mereka bisa sadar diri. Sebab, HIV merupakan jenis penyakit yang mematikan, jika terlambat melakukan pertolongan.
Untuk itu saya juga mengimbau, perkuat nilai keimanan, agar tidak mudah terjerumus dalam perilaku menyimpang. “Yang jelas masalah free sex dikalangan remaja dan pemuda saat ini tidak lagi dianggap sebagai hal yang tabu. Padahal, kita tahu jelas-jelas perilaku menyimpang ini bertentangan dengan daerah kita yang terkenal religi dan dilarang oleh semua agama karena, digolongkan zinah yaitu, melakukan hubungan di luar nikah dan haram hukumnya,” jelasnya.(aan)
|
|