CLOSE PAGE : PRINT NEWS

 

 

 
NEWS CATEGORIES
Mimbar Keagamaan
Opini Redaksi
Seputar Manadoku 
Politik Pemerintahan
Pendidikan Budaya
Bisnis Ekonomi
Hukum dan Kriminal
Historika dan Tokoh
Bolamania Tribun

BERITA DAERAH
Minahasa Induk
Minahasa Minut
Minahasa Selatan
Minahasa Tenggara
Tomohon
Bitung 
Sanger dan Talaud 
Bolmong 

REDAKSI INFO.
About Us

 

Alamat: Kompleks Ruko Megamas, Blok IB No. 38, Manado
Telp: (0431) 879799 (Hunting),
Fax: (0431) 879795 (Redaksi), (0431) 879790 (Marketing)
 

  

Berita Kota Tomohon dan Sekitarnya

19 Februari 2008

Tak takut disidak disperindag dan polisi meski harga terus naik
Pemilik Toko Bangunan Enggan Beberkan Semen Dibeli Darimana

 

 IKUTI BERITA LAIN

Fogging DBD Disorot

Air Terjun ‘Kilomata’ Kamasi Miliki Keunikan

Lintas Berita Tomohon

Berbagai ancaman terus dilontarkan beberapa masyara-kat menyangkut keberadaan semen yang ada di pasaran. Selain harganya sudah tidak sesuai dengan HET, semen pun jarang ditemukan. Terendus kabar, bahwa ada permainan dalam kelangkaan dan kemahalan semen di pasaran, terutama di Kota Tomohon.

Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disperin-dag) Kota Tomohon, Ir Truusje Kaunang pun turut prihatin dengan harga dan kelangkaan semen tersebut, bahkan serta merta Kaunang telah membe-rikan warning bagi para pemi-lik toko bangunan, hal ini akan ditelusuri pihak Disperindag Sulut dan Polda Sulut.
Ancaman itupun bagaikan di-cuekin para pemilik toko bangun-an. Tetapi dari penelusuran ha-rian ini Senin (18/02), terung-kap bahwa pemilik toko mem-beli semen bukan dari distribu-tor. Lantas, darimana pemilik toko bangunan membeli semen? 
Pertanyaan itupun dialamat-kan ke salah satu pemilik toko bangunan di Kecamatan Tomo-hon Selatan. Tetapi dari reaksi jawabannya, pemilik toko ba-ngunan itu terkesan enggan membeberkan dari mana se-men itu dibeli, atau siapa yang menjualnya. “Ngana dari mana so? kyapa mo tanya torang beli dari mana tu semen,” ujar pe-milik toko yang bermata sipit.
Praktis jawaban dari kelang-kaan bahan semen ini mulai sedikit terjawab, ketika Disper-indag ataupun aparat kepolisi-an mengusutnya dari penjual semen yang bukan distributor, dan memasarkannya ke toko bangunan di Kota Tomohon. 
“Silahkan saja jikalau in-stansi terkait, dan polisi akan menelusuri semen yang me-ngalami kenaikan harga ini,” tutur beberapa pemilik toko bangunan yang berada di bila-ngan Tomohon Selatan, yang ditemui secara terpisah-pisah.
Para pemilik toko bangunan itu mengaku, menaikan harga bahan semen karena situasi, dalam hal ini bahan semen di-ambil dari Bitung dan bukan kepada distributor. “Torang ambe semen di Bitung. Jadi so rekeng noh dengan biaya transport. Torang ambe se-men kan bukan pa distributor kong tu harga yang diberi pa-da kami diatas harga HET. Ka-lau torang mo jual sesuai de-ngan harga HET, berarti nda mo dapa untung dang torang,” aku mereka. 
Senada juga diungkapkan pemilik-pemilik toko bangunan yang ada di Kecamatan Tomo-hon Utara. “Torang rasa selama ini nda beking penyimpangan. Naiknya harga semen karena pertama, torang sulit dapa se-men dan kedua, torang beli se-men bukang pa distributor,” tukas pengusaha-pengusaha bermata sipit tersebut.
Sementara itu, harga bahan semen di Kota Tomohon terus mengalami kenaikan. Sebe-lumnya harga bahan semen terendah di pasaran lokal Kota Tomohon yakni Rp 55 ribu per sak, namun sampai berita ini diturunkan sudah menjadi Rp 68 ribu per sak.(jok)

  
© Copyright 2003 Komentar Group. All rights reserved. webadmin