|
|
|
|
![]() |
![]() |
|
Berita
Minahasa Utara
|
19 Februari 2008
|
|
Kecamatan Kokoleh Tinggal Tunggu Paripurna
|
Proses pemekaran Kecamatan Kokoleh mendekati final. Buktinya berbagai persiapan kelengkapan admi-nistrasi persyaratan sudah hampir rampung 100 persen, tinggal menunggu waktu pari-purna DPRD Minut untuk mengesahkannya. Menurut Ketua Pansus I DPRD Minut untuk Pemekaran Kecamatan Kokoleh Vonny Wullur, yang menjadi permasalahan saat ini tinggal penamaan kecamatan.
“Ada aspirasi berkembang mempertahankan nama Keca-matan Kokoleh, ada juga yang mengusulkan nama Keca-matan Likupang Selatan. Ini kami serahkan kepada tokoh-tokoh masyarakat di sana untuk berembuk, apa nama yang tepat untuk kecamatan yang baru ini,” jelas Bu ’De sapaan akrab Vonny.
Untuk masalah nama keca-matan baru ini, setidaknya membuat Generasi Muda Likupang Timur angkat bicara. Stenly Rawung SPd, Ronny Tumimomor SPd dan Jenly Winokan SPd, menegas-kan, nama Kecamatan Ko-koleh sudah sangat pas untuk kecamatan yang baru ini.
“Pemekaran kecamatan se-baiknya menggunakan nama Kecamatan Kokoleh dan ibu-kota kecamatan di Kokoleh. Sebab jika melihat tempatnya yang strategis dari segi trans-portasi mudah dijangkau, budaya dan peninggalan sejarah, pertanian dan pen-didikan, serta sarana kese-hatan, Kokoleh sudah cukup mapan. Apalagi ada hibah la-han dari Keluarga F Sompie-Margaretha Moniaga untuk pembangunan kantor camat,” tegas mereka.(irv)
|
|