|
|
|
|
![]() |
![]() |
|
Berita
Politik dan Pemerintahan
|
19 Februari 2008
|
|
Bappeda minta tidak di lokasi berdekatan
Manado dan Minut Berebut Bangun Terminal Peti Kemas
|
Tarik menarik kepentingan yang mengemuka belakangan ini terkait dengan rencana pem-bangunan terminal peti kemas dan terminal penumpang yang digagas secara bersamaan oleh Pemkot Manado dan Pem-kab Minut harus disikapi secara bijak. Sebab, hal ini sangat ber-kaitan erat dengan kepentingan masyarakat.
“Jika hal ini tidak secepatnya diselesaikan, maka yang akan dirugikan adalah masyarakat. Bagaimana mungkin satu terminal yang fungsi dan ke-pentingannya sama, tetapi di-bangun pada lokasi yang ber-dekatan. Dengan situasi seperti ini, tentu saja akan merugikan masyarakat yang harus ter-paksa pindah dua kali,” terang Kepala Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah (Bap-peda) Pemprop Sulut, Alex Wo-wor, baru-baru ini.
Dikatakan Wowor, perkem-bangan suatu kota memang sulit untuk dibendung. Dan hal ini, kini dihadapi oleh Pemkot Manado maupun Pemkab Mi-nut. Hanya saja, untuk dua dae-rah yang berdekatan tidak mungkin mendirikan satu sara-na yang sama. “Jika saat ini Pemkot Manado diberikan ke-sempatan untuk membangun terminal peti kemas dengan pertimbangan bahwa Manado merupakan sentra distribusi dan arus peredaran barang, maka alangkah baiknya jika Pemkab Minut mendirikan ter-minal penumpang. Namun un-tuk rencana ini tentunya di-perlukan koordinasi yang baik antara dua pihak,” tukasnya sembari menambahkan agar semua fasilitas publik yang dibangun bertujuan demi ke-pentingan masyarakat.
Seperti diketahui, terkait hal ini, Dinas Perhubungan (Dis-hub) Pemprop Sulut mere-komendasikan bahwa lokasi yang tepat sebagai kawasan terminal regional di Kelurahan Malendeng. Hal ini, sesuai dengan studi kelayakan. ren-cana pembangunan terminal penumpang Tipe A dan Barang oleh Pemkab Minut di Desa Maumbi Kecamatan Kalawat tidak disetujui karena lokasinya dinilai tidak tepat. Sementara untuk relokasi terminal Paal II oleh Pemkot Manado di Kelu-rahan Malendeng, dapat dise-tujui.(eda)
|
|