|
|
|
|
![]() |
![]() |
|
Berita
Tribun Olahraga
|
20 Februari 2008
|
|
Musda Percasi Sulut Diharapkan Usai Kejuaraan di Makassar
|
Pengurus Cabang (Peng-cab) Persatuan Catur Seluruh Indonesia (Percasi) Manado dan Tomohon yang akan mengikuti kejuaraan di Makassar, meng-harapkan agar Pengurus Pro-pinsi (Pengprop) Percasi Sulut menggelar Musyawarah Daerah (musda) usai kejuaraan terse-but. “Hal ini dimaksudkan agar supaya semua pengcab bisa menghadirkan utusan di musda tersebut,” kata Sekretaris Umum Pengcab Percasi Mana-do, Fian Walintukan.
Kejuaraan antarkota se-Indonesia yang diselenggara-kan oleh Pengda Percasi Sul-sel tersebut dilaksanakan pa-da 23-27 Februari menda-tang.
Menurutnya, peran serta dari setiap pengcab yang ada sangatlah besar dalam pelak-sanaan musda. Karena satu sisi, ia mengaku dalam pemili-han Ketua Umum Percasi Su-lut yang baru merupakan tu-gas dari pengcab. “Pengcab-pengcab yang menentukan dalam pemilihan Ketua Umum Percasi Sulut nanti, karena memang itu merupakan tugas dari semua pengcab yang ada,” terangnya.
Ditanya maraknya bursa ca-lon yang mengemuka terkait pelaksanaan musda, ia men-jelaskan itu merupakan suatu kewajaran. Hanya saja perlu diingat, organisasi catur me-rupakan organisasi olahraga, jadi jangan disamakan dengan organisasi politik.
“Sah-sah saja banyak calon yang muncul sekarang ini, se-bab dengan begitu menunjuk-kan olahraga catur mendapat perhatian lebih dari berbagai kalangan. Namun perlu di-ingat, organisasi catur bukan-lah organisasi politik, karena itu sikap fair yang harus di-kedepankan dan bukan ke-inginan dari segelintir orang saja. Sebab kalau nuansas politik yang dibawa, arahnya pasti akan lain dan semangat olahraga pasti tak akan ter-lihat. Imbasnya catur bukan-nya berkembang malahan stagnan,” terangnya.(sal)
|
|