|
|
|
|
![]() |
![]() |
|
Berita
Ekonomi dan Bisnis
|
20 Februari 2008
|
|
Angin kencang memutuskan 20 penyulang bertegangan tinggi
Kerugian PLN Ditaksir Capai Puluhan Juta Rupiah
|
Angin kencang yang terjadi, Senin (18/19) lalu di Kota Ma-nado, sempat merusak fasilitas milik PLN. Dikabarkan sekitar 20 kabel bertegangan tinggi (penyulang), lepas dari tiangnya akibat tertimpa pohon kelapa, sebagian wilayah jurusan Ban-dara dan Tuminting serta Mala-layang akhirnya tak dapat dialiri listrik. Demikian disampaikan Manajer PLN Wilayah Manado, Bastian Pongayow ke sejumlah wartawan, Selasa (19/02) kemarin.
Menurut Bastian, angin ken-cang yang melanda beberapa titik di Kota Manado sempat mengganggu beberapa warga yang tinggal di wilayah sekitar Tuminting, Bandara dan Mala-layang. Pasalnya, rumah mere-ka sempat tak dialiri listrik aki-bat putusnya beberapa jaringan kabel listrik yang menuju ke tiga wilayah tersebut. Kerugian yang dialami juga belum dapat dipastikan, yang jelas Bastian menaksirkan kerugian yang dialami pihak PLN berkisar puluhan juta rupiah, tukasnya.
Sementara berbagai upaya yang dilakukan pihak PLN un-tuk memperbaiki jaringan yang rusak terus dilakukan.
“Kami telah menurunkan tim kerja untuk memperbaiki jaringan listrik yang putus dan sebagian wilayah diinforma-sikan dapat kembali menik-mati aliran listrik di rumah-nya, sedangkan sebagian lagi dikabarkan belum dapat menerima aliran listrik karena belum rampung pekerjaan-nya. Pihaknya juga berjanji dalam waktu dekat pekerjaan pemasangan kembali akan segera rampung. “Mudah-mu-dahan, Rabu (20/02) hari ini sudah selesai pemasangannya dan segera akan normal kem-bali,” kata Bastian.
Seperti diketahui, sebelum-nya angin kencang pada sore hari secara tiba-tiba meng-hantam puluhan pohon dan tiang listrik yang ada di bebe-rapa titik Kota Manado, yang mengakibatkan jaringan kabel bertegangan tinggi putus dan beberapa wilayah di Kota Manado dan sekitarnya tak lagi dialiri listrik sehingga tampak gelap gulita.(wel)
|
|