|
|
|
|
![]() |
![]() |
| Berita
Ekonomi dan Bisnis |
20 Februari 2008
|
|
Kairupan: Pertumbuhan Ekonomi Sulut Masih Jalan di Tempat
|
Selama ini pertumbuhan ekonomi (PE) Sulawesi Utara masih jalan di tempat, pertumbuhan yang seharusnya di atas 7,0 persen, selama ini tetap berkisar 6,4 persen. Menurut Pimpinan Bank Indonesia, Jefry Kairupan, Selasa (19/02) kemarin, tak ada upaya lain, selain harus dipacu beberapa sektor terpenting antara lain sektor pertanian.
Pertumbuhan ekonomi Sulut selama ini tidak ada perkem-bangan alias jalan di tempat, karena adanya tekanan inflasi belum lama ini. Sementara ketidakadanya kepastian har-ga minyak mentah dunia, juga telah mempertahankan per-tumbuhan ekonomi Sulut, selama ini.
Pencanangan program revi-talisasi pertanian oleh pe-merintah, adalah pendorong utama untuk membangkitkan perkembangan perekonomian selama ini. Selain itu, peme-rintah kabupaten/kota juga perlu dilibatkan dalam upaya mendukung revitalisasi perta-nian. “Selama ini pemerintah kabupaten/kota dianggap kurang respek dengan revi-talisasi pertanian. Ini terlihat angka NPL masih tinggi akibat kurangnya sinergi antara pemerintah propinsi dan kabupaten/kota yang ada. Sementara sektor lainnya diharapkan dapat dijadikan pendorong untuk membantu peningkatan percepatan perekonomian, seperti halnya sektor perdagangan, hotel dan restoran serta sektor bangun-an, terkait makin dekatnya WOC 2009 nanti,” tukas Kai-rupan.(wel)
|
|