CLOSE PAGE : PRINT NEWS

 

 

 
NEWS CATEGORIES
Mimbar Keagamaan
Opini Redaksi
Seputar Manadoku 
Politik Pemerintahan
Pendidikan Budaya
Bisnis Ekonomi
Hukum dan Kriminal
Historika dan Tokoh
Bolamania Tribun

BERITA DAERAH
Minahasa Induk
Minahasa Minut
Minahasa Selatan
Minahasa Tenggara
Tomohon
Bitung 
Sanger dan Talaud 
Bolmong 

REDAKSI INFO.
About Us

Alamat: Kompleks Ruko Megamas, Blok IB No. 38, Manado
Telp: (0431) 879799 (Hunting),
Fax: (0431) 879795 (Redaksi), (0431) 879790 (Marketing)
 

  

Berita Hukum dan Kriminal 

20 Februari 2008

Dirreskrim Ikut Sespati, Penanganan Kasus Penting Terancam Mandeg

 

 IKUTI BERITA LAIN

Sidang penggelapan sertifikat PT Sulenco
Terdakwa Mengaku Kerja Sama dengan Lauw Kiantara Cs

Mission Imposible Polri?

Kasus Dispenda Sitaro Tetap Berlanjut

Oknum Ajudan Bupati Tertangkap Basah di Sebuah Penginapan

Lintas Berita Hukrim

Penanganan sejumlah kasus penting di Polda Sulut dipas-tikan bakal tersendat. Hal ini diakibatkan vakumnya jabat-an Direktur Reserse dan Kriminal karena ditinggalkan oleh Kombes Pol Drs Iskandar Ibrahim MM untuk mengikuti pendidikan Sespati (Sekolah Perwira Tinggi) di Jakarta.
Sejumlah kasus penting tersebut di antaranya kasus PLTD Bitung, duga-an penyimpangan kredit kopra PT Mi-tratani Celebes Se-jahtera (MCS) yang bernilai miliaran rupiah, pinjaman massal senilai 4,5 miliar yang dilaku-kan 19 anggota DPRD Talaud, dan dugaan pemalsuan dokumen Dinas Ke-hutanan (Dishut) oleh PT Korea Management Service Interna-sional Indonesia (KMSII).
Ancaman bakal mandegnya penanganan sejumlah kasus penting di Polda Sulut setidak-nya tergambar dari pernyataan Wadirreskrim Polda Sulut, AKBP Chairil Rizal MH selaku Lakhar (Pelaksana harian). Pasalnya, saat dikonfirmasi soal penanganan sejumlah kasus penting, kepada Komentar ia menga-takan masih harus mempelajari dulu satu persatu kasus-kasus tersebut.
Sementara itu, Kabid Humas Polda Sulut, AKBP Benny Bella ketika dikon-firmasi menepis kalau kepergian Dirreskrim bakal menghambat penanganan kasus di Polda Su-lut. Menurutnya, meski Dirres-krim mengikuti pendidikan Sespati, namun penanganan kasus-kasus penting tetap akan jalan seperti biasa.
“Kan sudah ada wadir, ta-nyakan saja kepada beliau ka-rena dia yang ditunjuk,” ujar-nya.(imo)

  
© Copyright 2003 Komentar Group. All rights reserved. webadmin