CLOSE PAGE : PRINT NEWS

 

 

 
NEWS CATEGORIES
Mimbar Keagamaan
Opini Redaksi
Seputar Manadoku 
Politik Pemerintahan
Pendidikan Budaya
Bisnis Ekonomi
Hukum dan Kriminal
Historika dan Tokoh
Bolamania Tribun

BERITA DAERAH
Minahasa Induk
Minahasa Minut
Minahasa Selatan
Minahasa Tenggara
Tomohon
Bitung 
Sanger dan Talaud 
Bolmong 

REDAKSI INFO.
About Us

 

Alamat: Kompleks Ruko Megamas, Blok IB No. 38, Manado
Telp: (0431) 879799 (Hunting),
Fax: (0431) 879795 (Redaksi), (0431) 879790 (Marketing)
 

  

Berita Minahasa Induk

20 Februari 2008

Minahasa diprediksikan bakal ‘hancur’
Tataaran Ingin (Juga) Gabung Tomohon?

 

 IKUTI BERITA LAIN

Pemekaran Mudahkan Penyelesaian Tapal Batas
Didukung, Wacana Tompaso Gabung Langowan
Tombariri-Toumbulu lebih dekat ke Manado
Kabupaten Katombuluan Dinilai Kurang Ideal
2008, Wajah Tondano Bakal Kusut?

Kabupaten Minahasa di-prediksikan bakal ‘hancur’ dan semakin mengecil wila-yahnya jika semua wacana ini terealisasi. Pasalnya, se-telah Leilem dan Pineleng menyatakan siap berpisah dan ingin bergabung dengan Kota Tomohon, wacana yang sama kali ini disuara-kan oleh warga di Kelurahan Tataaran.

Menurut warga Tataaran yang juga adalah salah satu personil DPRD Minahasa, Ir Adolf Mangkey, melihat dari historis dan latar belakang-nya, maka wajar jika Tataaran mewacanakan gabung de-ngan Kota Tomohon. 
“Memang jika melihat his-toris dan latar belakangnya, Kelurahan Tataaran saat ini merupakan wilayah dari To-mohon. Dan wajar jika Kelu-rahan Tatararan ini ingin ber-gabung dengan Tomohon,” kata pria yang juga meru-pakan tokoh masyarakat di Tataaran. 
Ditambahkannya, wacana ini memang memerlukan kajian yang komprehensif. Namun, jika semua masyarakat me-mang berkeinginan demikian, maka aspirasi tersebut tentu saja tak dapat ditahan dan di-bendung lagi oleh siapa saja. 
Di tempat terpisah, legis-lator lainnya, Grery Mameng-ko, mengatakan bahwa hal yang mustahil jika pengga-bungan ini terjadi, dan juga peluangnya sangat kecil. “Bagi saya, memang kalau melihat akan cerita dari Adolf Mangkey, memang benar. Namun, harus diingat kalau kita ini adalah Negara Kesa-tuan Republik Indonesia, jangan sampai kita di Mina-hasa ini menjadi terpecah-pecah,” kata Mamengko. 
Sementara itu, warga dan tokoh-tokoh masyarakat ke-tika diwawancarai soal waca-na gabung Kota Tomohon ter-sebut menyatakan, kalau hal itu disinyalir akibat kekesalan tidak meratanya pembangu-nan di Kabupaten Minahasa. 
“Wajar saja jika banyak desa dan kelurahan mewacanakan gabung dengan Kota Tomo-hon, karena mereka sudah melihat bahwa Tomohon saat ini lebih berkembang dan pembangunannya sangat je-las dibanding dengan Mina-hasa. APBD hanya dibayar untuk pegawai, sedangkan pembangunan tidak ada yang menonjol dan juga yang pa-ling parah adalah tidak me-rata di wilayah-wilayah lain, selain Ibukota Minahasa sen-diri yaitu Tondano,” tukas warga dan tokoh masyarakat yang meminta agar namanya disimpan.(tr-01)

  
© Copyright 2003 Komentar Group. All rights reserved. webadmin