CLOSE PAGE : PRINT NEWS

 

 

 
NEWS CATEGORIES
Mimbar Keagamaan
Opini Redaksi
Seputar Manadoku 
Politik Pemerintahan
Pendidikan Budaya
Bisnis Ekonomi
Hukum dan Kriminal
Historika dan Tokoh
Bolamania Tribun

BERITA DAERAH
Minahasa Induk
Minahasa Selatan
Minahasa Tenggara
Tomohon
Bitung 
Sanger dan Talaud 
Bolmong 

REDAKSI INFO.
About Us

 

Alamat: Kompleks Ruko Megamas, Blok IB No. 38, Manado
Telp: (0431) 879799 (Hunting),
Fax: (0431) 879795 (Redaksi), (0431) 879790 (Marketing)
 

  

Berita Minahasa Minut  

20 Februari 2008

Minim partisipasi masyarakat di Jumpa PAS
Wabup Warning Sembilan Camat 

 

 IKUTI BERITA LAIN

PT PLN Sulutenggo Targetkan  Minggu Ini Listrik Masuk Gabdin
Bantuan 2007 tak Bermasalah

GM Bersikukuh Nama Kecamatan Kokoleh

Buntut minimnya partisipasi masyarakat yang terlibat dalam membudayakan program Jumat Pagi Pelihara Alam Sekitar (Jumpa PAS), Wakil Bupati Minahasa Utara (Mi-nut) Drs Sompie Singal MBA me-warning sembilan camat. Minimnya partisipasi masyarakat tersebut menurutnya, menandakan kepala wilayah kecamatan tak mampu memotivasi masyarakat yang dipimpinnya.

Bukan hanya itu, seluruh ke-pala dinas, kantor dan badan pun dimintakan agar menjadi pa-nutan yang bertujuan memo-tivasi masyarakat dalam aksi Jumpa PAS yang digelar setiap hari Jumat itu.
“Saya mengharapkan semua camat dapat melakukan pen-dekatan persuasif memotivasi masyarakatnya untuk membu-dayakan Jumpa PAS. Para camat harus berkoordinasi dengan para lurah, hukum tua dan tokoh agama serta tokoh masyarakat, agar Jumpa PAS ini menjadi budaya kita bersama,” tegas Singal dalam Rapat Evaluasi Budaya Jumpa PAS dan Adipura Selasa (19/02) kemarin.
Rapat evaluasi yang dihadiri langsung oleh Tim Penilai Pra Adipura Propinsi Sulut seti-daknya mengungkap berbagai kemajuan yang dicapai Minut.
Asisten II Pemkab Minut, Drs Willy Kumentas saat dihubungi kemarin menjelaskan, dari pe-maparan tim penilai memang ada kemajuan yang dilakukan Pemkab Minut dalam program budaya Jumpa PAS.
“Target utama Pemkab Minut sebagaimana penjelasan Wakil Bupati, bukan Adipura, melain-kan bagaimana membudayakan Jumpa PAS. Sebab jika Jumpa PAS sudah membudaya di-masyarakat, maka Adipura itu akan datang dengan sendirinya. Dari hasil evaluasi tercatat ada sejumlah titik penting yang ha-rus diperhatikan seperti sekolah, lokasi perumahan, puskesmas, pasar, dan terminal. Jumpa PAS belum mampu menyapu bersih titik-titik tersebut,” jelas Kumentas.
Sebagaimana arahan Wakil Bupati Minut, lanjutnya, peran serta semua dinas, kantor dan badan akan dibagi di sejumlah de-sa sebagai motivator saat jumpa PAS. “Tentu ini harus didukung peran para camat, kumtua dan lurah sera tokoh agama dan ma-syarakat. Sebab terungkap hingga kini masih minim partisipasi ma-syarakat,” beber Kumentas.
Pihak swasta pun diimbau agar terlibat langsung dalam budaya Jumpa PAS. “Kami mengimbau para pengusaha yang ada di Ke-camatan Kalawat sebagai pemilik pabrik dan gudang untuk sama-sama membersihkan areanya. Mi-nimal, area pabrik dan badan jalan depan perusahaan dan gu-dang ditata agar asri keliha-tannya,” kunci Kumentas.(irv)

  
© Copyright 2003 Komentar Group. All rights reserved. webadmin