|
|
|
|
![]() |
![]() |
| Berita
Kota Tomohon dan Sekitarnya |
20 Februari 2008
|
|
Awali kegiatan TFF
Esok, Cap Go Meh Beraksi Vihara Budhayana
|
Vihara
Budhayana yang terletak di Wilayah Kakaskasen III
Tomohon, Kamis (21/02) esok akan menggelar pe-rayaan
Magapujah atau Cap Go Meh. Helatan itu sendiri bakal menghadirkan Tang Sin-Tang Sin (encepia) senior, dan akan dimulai pukul 14.00 WITA. Mereka tidak akan keluar jalan umum, melainkan hanya akan beratraksi di area vihara.
Guna memaksimalkan per-siapan, Selasa (19/02) kemarin telah dilakukan kontroling, termasuk pengecekan kembali peralatan yang akan diguna-kan para encepia. Pembina Vi-hara Budhayana Tomohon, Drs Jordan Goni melalui Wakil Ke-tua Yayasan, Ko Bono menga-takan bahwa Cap Go Meh To-mohon bisa beracara sepenuh-nya atas izin TYME, serta telah mendapat restu dari para dewa.
“Ritualnya telah dilaksanakan tiga hari sesudah Imlek yang lalu. Dan atas ritual tersebut yang mana diizinkan untuk merayakan ritual Magapujah atau lebih dikenal masyarakat umum perayaan cap go meh. Masyarakat boleh datang ke vi-hara untuk menyaksikan se-cara langsung,” jelas Ko Bono, di sela-sela prosesi ‘goso peda’, Selasa (19/02) kemarin di Vihara Budhayana Tomohon.
Di tempat terpisah, Drs Jordan Goni mengakui bahwa ada satu Tang Sin yang akan turun dari Vihara. “Ada satu Tang Sin dipastikan akan tam-pil nanti. Tang Sin ini adalah jelmaan Dewi Ma Co Po atau Dewi Bahari,” ungkap Ko Goni, sapaan akrabnya kepada Komentar, Selasa kemarin, sembari menujuk seorang yang belakangan diketahui bernama OH Maringka yang akan men-jelma menjadi Tang Sin.
Dikatakannya, sebelum Tang Sin ke luar maka ada beberapa ritual yang akan dilaksanakan. “Seperti malam hari ini (malam kemarin, red) seorang yang akan menjadi Tang Sin akan melaksanakan ritual gosok peda,” ujar Ko Goni seraya me-nambahkan, perayaan ini me-rupakan perayaan kunci ta-hun, di mana dilaksanakan pa-da tanggal 15 setelah Imlek.
Sementara, pihak pemerintah lewat Kepala Dinas Pariwisata dan Budaya (Disparbud) Kota Tomohon, Ir Corry Caroles me-respons baik diselenggarakan-nya perayaan cap go meh terse-but. “Memang saya baru tahu dari Anda (wartawan, red) ka-lau akan ada cap go meh di To-mohon. Namun pada dasarnya kami sangat men-support gelaran tersebut,” kata Caroles via ponsel kemarin.
Bahkan, kata kadis murah senyum ini, dengan adanya ‘aksi-aksi encepia’ itu secara tidak langsung bisa menyedot wisatawan asing untuk ber-kunjung di Kota ‘Bunga’ To-mohon. “Apalagi kita akan me-nyambut TFF (Tomohon Flowers Festival) 2008,” ujar Caroles, seraya menginformasikan bah-wa pelaksanaan acara itu ha-rus sepengetahuan pihak Pem-kot Tomohon.
Dihubungi terpisah, Kaban Kesbang-Pol Tomohon, Drs Wendy Karwur mengaku belum mengetahui akan adanya cap go meh tersebut. “Saya belum tahu. Tapi kalau memang ada, sebaiknya pihak penyelenggara untuk menyurati pemerintah. Minimal pemberitahuanlah,” kata dia.
Ko Bono sendiri ketika diso-dorkan kembali pertanyaan ini mengatakan pihak Vihara Bu-dhyana Tomohon pastinya akan menyurati pihak pemkot, sekaligus memberikan unda-ngan untuk perayaan encepia tersebut. Sekadar diketahui, di Sulut sendiri hanya dua kota yang bakal menggelar cap go meh, yakni di Kota Bitung dan Tomohon.(jok/yha)
|
|