|
|
|
|
![]() |
![]() |
|
Berita
Mimbar dan Keagamaan
|
20 Februari 2008
|
Mengutamakan Kasih
MUNGKIN sudah banyak yang tahu sosok Drs Johny Run-tuwene. Apalagi mereka yang berkecimpung di dunia pendidikan dan kepelayanan, bahkan mereka yang tinggal di Kota Bunga Tomohon. Dia adalah Pnt Drs Johny Runtuwene. Ayah dari tiga orang anak ini, dalam pelayanan dan kerja sehari-harinya selalu mengutamakan iman dan kasih.
Sebagai pelayan Tuhan terlebih lagi di lingkungan Pria Kaum Bapa (P/KB), dia selalu memberikan hal-hal yang terbaik termasuk membantu usaha peternakan dan pertanian. Pnt Runtuwene yang selalu memper-hatikan masalah lingkungan ini, tahun 2007 lalu mendapatkan penghargaan Kalpataru dari pemerintah karena dianggap sukses dalam memelihara lingkungan terlebih dalam penanaman 1000 lebih pohon.(alex)
Kemurnian Hati Daniel Patut Diteladani
Di zaman modern yang serba instan ini, sangat sulit untuk mempertahankan kemurnian hati. Apalagi kesetiaan dan pe-ngabdian. Namun bagi umat Kristen yang militan dan takut akan Tuhan, semuanya menjadi tantangan.
Demikian khotbah Pdt Chris-tian Rawis STh, dalam perte-muan Keluarga Besar Rawis-Pantow, di Tomohon, pada Ke-luarga Paendong-Rawis Ngeloh. Firman Tuhan yang diambil dari Daniel 6: 1-29 tersebut, Pdt Christian mengatakan bahwa pengaruh kehidupan Daniel pa-da masa pemerintahan Raja Da-rius sangat teguh, tak tergo-yahkan oleh apa pun, kendati nyawa yang menjadi taruhan-nya. “Hal ini dilakukan, karena Daniel sadar dirinya menyem-bah Allah. Dan sikap hidup se-perti inilah seharusnya menjadi panutan Umat Kristen,” ungkap-nya seraya menambahkan bah-wa tiga hal penting yang dila-kukan Daniel adalah, kemurni-an, kesetiaan dan pengabdian.
Dalam kesempatan ini juga dirangkaikan dengan pemilihan pengurus baru Keluarga Besar Rawis-Pantow, masing-masing untuk Penasihat Ir Piet Hein Ra-wis, Ketua Pdt Christian Rawis STh, Sekretaris Patris Pangaila SPd dan Bendahara Feni Rawis. Sedangkan untuk Koordinator, Minahasa dipercayakan pada Adri Poli, Minsel Recky Pangaila, Mitra Jefry Rawis, Manado Devi Rawis, Kupang NTT Robby Rawis, Surabaya Servi Rawis dan Jakarta Coni Rawis.(eda)
Depag Utamakan CJH Lengkapi Persyaratan
Meski pun, biaya perjalanan haji tahun 2008, masih me-nunggu keputusan presiden (keppres), namun diberitahu-kan bahwa, bagi Calon Ja-maah Haji (CJH) yang sudah menyetor, Rp 20 juta, berarti telah mendapat jatah tempat duduk.
Demikian dikatakan Humas Kanwil Depag Sulut, Pdt John Tilaar, Selasa (19/02) kema-rin. “Mereka yang memenuhi persyaratan dan melengkapi berkas bisa dipastikan men-dapat prioritas dalam musim haji tahun ini,” katanya
“Jadi, jika sampai saat ini 627 orang telah menyetor Rp 20 juta berarti, meraka yang akan diberangkatkan tahun ini, sesuai dengan ketentuan kuota, 627 orang. Sementara sisanya, masih menunggu daf-tar tunggu. Artinya, jika ada salah satu CJH yang tiba-tiba mengundurkan diri atau membatalkan keberangkatan, karena suatu hal. Maka bisa diganti dengan CJH yang masuk sebelumnya telah ma-suk dalam daftar tunggu,” ujarnya menambahkan dan diprioritaskan bagi mereka (CJH, red) yang asalnya dari Sulut. Dijelaskannya, untuk itu, pihak kanwil akan me-ngecek kelengkapan berkas-berkas yang ada. “Jika me-mang ditemukan berkas yang kurang atau pun ada mani-pulasi tentang tentang alamat tempat tinggal. Artinya, orang dari luar, yang mengaku-nga-ku berasal dari Sulut, pihak kanwil akan mendiskua-lifikasi,” katanya.
Sementara itu, data terakhir di sistem komputerisasi haji terpadu (siskohat) jumlah yang mendaftar sebanyak 970 orang.
Di sisi lain, selama tiga hari, Selasa (19-21/02), bertempat di Hotel Borobudur, Jakarta, Kakanwil Depag Sulut, Drs HH Domu MSi dan Kabid Urais, Drs Syaban Mauludin MPd menggikuti rapat kerja dalam rangka mengevaluasi pelaksa-naan haji tahun 2007 1428 H.
Di mana, rapat evaluasi ini akan dipimpin langsung oleh Menteri Agama Republik Indonesia, Maftuh Basyuni. “Untuk Sulut pelaksanaan haji tahun 2007 telah berjalan lancar, mulai dari asrama haji Tuminting sampai ke Embar-kasi Balikpapan. Hal ini se-suai dengan pengamatan Ke-tua Komisi D DPRD Sulut, Jems Karinda SH MH. Yang melihat langsung sampai di Balik-papan. Baik makan, asrama pemondokan semua berjalan baik,” katanya lagi.(aan)
|
|