|
|
|
|
![]() |
![]() |
|
Berita
Bolaang Mongondow
|
21 Februari 2008
|
|
Dumoga Ribut Lagi, Warga Dua Kampung Baku Lempar
|
Sejumlah warga di Desa Dolo-duo dan Desa Wangga Baru, Selasa (19/02) malam lalu se-kitar pukul 22.00 WITA terlibat aksi baku lempar. Suasana di perbatasan kedua desa yang terletak di Kecamatan Dumoga Barat tersebut sempat mema-nas, bahkan nyaris berbuah adu fisik.
Camat Dumoga Barat, Syari-fudin A Mashanafi SSos dan pi-hak Polres Bolmong ketika di-mintai keterangannya mengata-kan, aksi baku lempar itu didu-ga bermula pada peristiwa yang terjadi malam Minggu pekan lalu.
Saat itu seorang warga Dolo-duo hendak ke Desa Wangga Baru karena ada acara pesta. Sialnya, dalam perjalanan ia terkena lemparan batu, yang tak diketahui asalnya.
Malam itu juga, tiga pemuda dari Doloduo berinisial AK (25), And (22) dan Yad (19) melaku-kan pencarian terhadap pelaku pelemparan. Ketiganya mene-mukan dua warga Wangga Baru bernama Doni Mangim-buludi (15) dan Sus Ginoga (30) sedang duduk di sebuah wa-rung di perbatasan kedua desa tersebut.
Tanpa basa-basi, seorang dari tiga pemuda tadi langsung me-nikamkan sebilah pisau ke ke-pala Doni, sedangkan rekannya Sus terkena lemparan batu.
“Diduga masalahnya berawal dari situ, dan baru pecah pada Selasa malam,” kata Camat Dumoga Barat.
Kapolres Bolmong lewat Ka-bag Ops Kompol Heru SIK ke-tika dikonfirmasi mengatakan, memang ada dugaan aksi peni-kaman tersebut menjadi pe-nyulut aksi baku lempar antar-warga dari dua desa yang ber-tetangga tersebut.
Disampaikan juga bahwa si-tuasi langsung dapat dikendali-kan malam itu juga, karena se-telah mendapat informasi dari TKP, Polres langsung menu-runkan pasukan untuk menga-mankan lokasi. “Sampai siang ini, keadaan sudah aman,” kata Heru.(tus)
|
|