|
|
|
|
![]() |
![]() |
| Berita
Kota Tomohon dan Sekitarnya |
21 Februari 2008
|
|
Selama seminggu Polres Tomohon menggelar operasi
pekat
Seorang PNS Terjaring Di Hotel Bersama Pasangan Hugel
|
Operasi yang digelar jajaran Kepolisian Daerah Sulut bertajuk 'Pekat Samrat 2008' berlangsung selama sebulan, dan telah dimulai 14 Februari 2008 lalu. Di Kota Tomohon, operasi ini membuahkan hasil. Terbukti, 4 pasangan selingkuh alias hugel dilapor terjaring operasi ini saat berada di sejumlah hotel di Kota Tomohon. Menariknya, salah satu diantara yang terjaring ternyata berprofesi sebagai PNS (Pegawai Negeri Sipil).
Kapolres Tomohon, AKBP Drs Didi Hardi Sopandi melalui Kabag Ops , AKP Nico Pangemanan ketika dikonfirmasi, membenarkan pihaknya menjaring 4 pasangan hugel ini. “Mereka kami langsung giring ke Mapolresta dan hanya diberikan pembinaan. Usai itu kami langsung memulangkan mereka ke rumah masing-masing,” tukas mantan Kasat Lantas Poltabes Manado ini, kepada Komentar, Rabu kemarin.
Ketika ditanya inisial dan tempat tinggal dari 4 pasangan ini, Pangemanan enggan menyebutkannya. “Pokoknya mereka ini ada yang dari Tomohon dan luar Tomohon. Mereka ini telah membuat surat penyataan untuk tidak mengulangi perbuatan yang secara hukum dan agama tak dibenarkan,” tandas mantan Kasat Lantas Polresta Bitung ini.
Pelaksanaan Operasi Pekat Samrat 2008 ini, tambahnya, telah mengamankan 5 orang preman dan 277 botol miras (minuman keras). “Pelaksanaan operasi ini baru seminggu, tak menutup kemungkinan jumlah perman dan miras serta pasangan hugel yang terjaring akan mengalami ketambahan,” pungkas perwira yang dekat dengan kalangan pers ini.(jok)
|
|