|
|
|
|
![]() |
![]() |
| Berita
Tribun Olahraga |
22 Februari 2008
|
|
Pelatda PON Sulut Maksimal Tiga Bulan
|
Idealnya, Pelatda PON Sulut dilakukan selama enam bulan. Tapi karena dari segi waktu saat ini sudah tidak memungkinkan, maka alternatifnya adalah menggelar pelatda selama tiga bulan. Tapi tentu saja, hasil pelatda tiga bulan akan berbeda hasilnya dengan pelatda yang dilakukan selama enam bulan.
Pernyataan ini diutarakan oleh Ketua Bidang Pembinaan dan Prestasi (Binpres) KONI Sulut, Prof Hengky Rogi. “Ber-dasarkan pengalaman yang ada, persiapan dalam bentuk pelatda untuk menghadapi PON ini idealnya enam bulan,” kata Rogi, saat berbincang-bincang dengan harian ini, Kamis (21/02) kemarin.
Lanjut kata dia, dalam enam bulan itu, tiga bulan pertama untuk persiapan fisik, dan tiga bulan berikut teknik. “Selama tiga bulan para atlet digenjot dengan latihan fisik, baru kemudian masuk pada latihan teknik,” akunya.
Namun begitu, pelaksanaan PON yang tinggal lima bulan lagi, tidak memungkinkan un-tuk dilakukannya pelatda se-lama enam bulan. Untuk itu ia mengaku, ada alternatif la-in, yakni pelatda selama tiga bulan, tapi tentu ada perbeda-an yang bisa dilihat dari segi lamanya pelatda tesebut digelar.
“Yang jelas, pelatda enam bulan pasti lebih baik diban-dingkan dengan pelatda tiga bulan. Tapi daripada tanpa pelatda, setidaknya para atlet melakukan persiapan,” tan-dasnya. Ditanya lagi, soal wacana pelatda yang hanya akan digelar selama satu bu-lan, ia menuturkan, kalau pe-latda hanya satu bulan, pro-gram latihan pasti akan sa-ngat berbeda. Para atlet tak bisa lagi digenjot dengan la-tihan fisik.
“Intinya pemantapan teknik saja, tanpa harus menguras fisik atlet. Sebab dampak yang ditimbulkan bisa ber-pengaruh besar, kemampuan atlet bukannya naik tapi ma-lahan turun,” ungkapnya sembari menambahkan, ka-lau tim PON Sulut ingin me-raih hasil bagus di PON men-datang, alangkah baiknya langkah persiapan dalam bentuk pelatihan daerah sudah bisa digelar, mumpung masih ada waktu.(sal)
|
|