|
|
|
![]() |
![]() |
| Berita
Kota Manado dan Sekitarnya |
23 Februari 2008
|
|
Pasar Bahu segera direlokasi
Pemerintah Siapkan Tiga Lokasi Alternatif
|
Pemerintah Kota (Pemkot) Manado saat ini telah mem-persiapkan tiga lokasi alternatif sebagai lahan untuk merelokasi Pasar Bahu yang dinilai sudah tidak representatif lagi. Demikian dijelaskan Kepala Bagian (Kabag) Penyusunan Program Setkot Manado, Ir Revind Lewan ketika dikonfirmasi sejumlah wartawan, Jumat (22/02) kemarin.
Namun demikian hingga saat ini dalam tahapan-tahapan ra-pat koordinasi di bawah Asis-ten Bidang Pembangunan dan Ekonomi, instansi terkait ma-sih terus melakukan kajian, terutama terkait harga pembe-basan lahan lokasi Pasar Bahu yang kemungkinan akan ber-ubah nama menjadi Pasar 66 itu.
Tiga lokasi yang diusulkan Pemerintah Kecamatan Mala-layang tersebut masing-ma-sing di Malalayang Satu Timur tepatnya 100 meter dari lokasi pasar sekarang di lahan milik Keluarga Sege, kawasan Aer Terang maupun dekat kom-pleks Perumahan Allandrew.
Dikatakannya, pemkot ber-upaya agar lokasi pasar ter-sebut dekat dari pemukiman penduduk, tidak terlalu dekat dari sungai serta harga lahan-nya disesuaikan dengan kon-disi keuangan pemerintah. “Sebab tidak mungkin untuk membangun pasar pemerin-tah beli tanah harga seratus ribu per meter,” ujar Lewan. Lahan untuk relokasi tersebut diper-kirakan luasnya sekitar 2.000 meter persegi.
Secara terpisah Camat Ma-lalayang, Drs Joppij Gontung menyatakan relokasi pasar tersebut bertujuan untuk me-ngurangi kepadatan lalu lintas di kompleks tersebut yang memang di waktu tertentu seperti pagi maupun sore hari, selalu macet akibat transaksi di pasar yang meluber sampai ke jalan raya. Selain itu pro-duksi sampah akan berkurang dan turut menjaga kelestarian sungai yang berada tepat di belakang kompleks pasar yang menampung sekitar 40 peda-gang itu.(gra)
|
|