|
|
|
|
![]() |
![]() |
| Berita
Mimbar dan Keagamaan |
23 Februari 2008
|
|
Sarundajang:
Gereja Harus Dukung Program WOC
|
Gubernur Sulut, Drs SH Sarundajang membuka secara resmi Sidang Majelis Ketua (SMK) se-SAG Suluttenggo di GMIM Sentrum Bitung, Kamis (21/02). Selain mengajak masyarakat untuk tetap memelihara keutuhan ciptaan Tuhan, dalam sambutannya, ia berharap agar gereja men-dukung program World Ocean Conference (WOC) 2009.
“Demi suksesnya WOC di-butuhkan peranan dari ber-bagai kalangan, baik masya-rakat, tokoh masyarakat, pe-gawai (aparat) serta gereja juga memiliki peranan pen-ting dalam mewujudkan,” tandasnya.
Di sisi lain, gubernur juga mengingatkan gereja–gereja di Suluttenggo untuk mem-pererat keesaan dan keru-kunan gereja-gereja, bahkan antar agama. Artinya, gereja harus menjadi pilar serta memberi contoh etika moral dalam kehidupan berjemaat, bermasyarakat, berbangsa, termasuk kehidupan politik. Di samping itu, gereja juga harus menjadi pelopor dalam menyelamatkan kerusakan lingkungan hidup. Agar, tidak terjadi banjir dan tanah longsor. Hal ini bisa dila-kukan dengan cara melaku-kan penghijauan (penanam kembali) lahan yang gundul.
Sementara itu, melalui kegiat-an ini, pemuda gereja mengim-bau agar pertemuan ini dijadi-kan momentum penguatan keu-tuhan keesaan gereja dalam se-mangat oikumenis, serta mem-pertegas peran gereja dalam pembangunan, moral, etika ber-bangsa dan bernegara. Hal ini disampaikan Ketua Forum Ko-munikasi Pemuda Gereja Sulut, Pnt Moody Rondonuwu.
“Keutuhan dalam keesaan gereja memang perlu diting-katkan, terlebih lagi semua bentuk pelayanan perlu du-kungan dari berbagai kalang-an. Apalagi dalam mencipta-kan kehidupan bergereja da-lam mendukung kehidupan berbangsa dan bernegara demi terciptanya satu kerukunan hidup masyarakat, pemuda di-harapkan turut peranan.(aan)
|
|