|
|
|
|
![]() |
![]() |
| Berita
Tribun Olahraga |
23 Februari 2008
|
|
SVR Terpilih Ketua Umum Percasi Sulut
|
Secara aklamasi, delapan Pengurus Cabang (Pengcab) yakni Manado, Tomohon, Talaud, Sangihe, Bitung, Minahasa, Minsel dan Bolmong yang hadir dalam Musyawarah Daerah (Musda) Pengurus Propinsi (Pengprop) Persatuan Catur Seluruh Indonesia (Percasi) Sulut, Jumat (22/02), memilih Drs Stefanus Vreeke Runtu (SVR) sebagai Ketua Umum yang baru. Bupati Minahasa ini menggantikan Dr Roy Mamengko yang telah menyatakan mundur.
Orang nomor satu di Mina-hasa ini terpilih di saat pe-mandangan umum seluruh pengcab, terkait kinerja peng-prop selama kepengurusan. Dalam pemandangan umum tersebut, semua pengcab me-nyatakan menerima semua hasil kerja pengprop periode lalu, namun juga masih ba-nyak hal yang dianggap ku-rang dan tak berhasil direali-sasikan oleh pengurus. Tapi pada umumnya semua peng-cab menerima secara bulat.
Seperti biasa, setiap ketua yang terpilih harus menyam-paikan semua visi dan misi terkait memajukan cabang olahraga yang dipimpinnya. SVR yang tidak bisa hadir ka-rena ada tugas pemerintahan di luar daerah, sempat meni-tipkan surat yang bermeterai enam ribu. Dalam surat yang dibacakan oleh pemimpin sidang, ia menyatakan ber-sedia untuk menjadi Ketua Umum Percasi Sulut periode 2008-2011. Dan ia pun me-nuturkan akan melaksana-kan program yang telah dite-tapkan dalam musda ini.
Secara terpisah, Ketua Peng-cab Percasi Talaud, Drs Max Gagola berharap dengan ter-pilihnya SVR menjadi ketua umum yang baru, kiranya mampu mengakomodir se-mua pecatur yang ada dan bisa memberikan yang terbaik buat perkembangan catur Sulut. “Intinya perkembangan olahraga catur tak hanya go national, kalau bisa go interna-tional,” aku Gagola mantap.
Hal menarik terpantau saat pelaksanaan musda ini, tuan rumah hajatan penting di kubu Percasi Sulut ini, yakni Ketua Umum periode lalu Dr Roy Mamengko dan Ketua Harian Drs Hans Mamengko MPd tidak hadir. Sekretaris Umum Drs Nico Wenas pun yang mem-buka kegiatan musda ini. Sem-pat menjadi pertanyaan tersen-diri kenapa ketua umum dan ketua harian tak hadir. Menu-rut informasi yang ada dari kalangan pemerhati olahraga catur Sulut, ketidakhadiran keduanya terkait ada ‘urusan penting’. “Pak Roy dan Pak Hans sedang ada urusanlah, karena itu tak bisa hadir,” ungkap pemerhati tersebut yang enggan namanya dilansir. Dengan dilaksanakan musda Percasi Sulut ini, pihak pani-tia pelaksana (panpel) dalam hal ini lewat Ketua Panpel Drs Adri Lalamentik bersyukur kegiatan ini sudah berlang-sung dengan. “Saya sebagai panpel bersyukur kegiatan ini sudah bisa berjalan dengan baik,” aku Lalamentik dengan nada puas.(sal)
|
|