|
|
|
|
![]() |
![]() |
|
Berita
Kota Manado dan Sekitarnya
|
26 Februari 2008
|
|
Profesor Jepang Usul Bendi Gantikan Angkot
|
Dua profesor asal Saga Uni-versity Jepang yang berkun-jung ke Manado, Senin (25/02) kemarin menyatakan keterta-rikan mereka terhadap bendi yang dianggap salah satu alat transportasi yang ramah ling-kungan. Hal tersebut disam-paikan mereka kepada Wakil Walikota Manado Abdi Bu-chari SE MSi, saat mempre-sentasikan upaya pengemba-ngan pertanian.
Kepada wartawan, Buchari menyatakan ilmuwan Jepang yang ternyata sangat corncern dengan persoalan global warming yang kini menjadi isu utama internasional mengusulkan agar alat trans-portasi tradisional dapat menggantikan keberadaan angkutan kota yang ada seka-rang ini. “Sebab ternyata me-reka takjub melihat kemace-tan di Manado yang didomi-nasi angkutan kota,” tukas-nya.
Menurut Buchari, saran ter-sebut sangat positif terutama terkait pelestarian lingkungan hidup yang memang tanggung jawab bersama. Namun tentu-nya berbagai aspek perlu di-pertimbangkan untuk mela-kukan usulan tersebut, ter-masuk topografi Manado yang juga berbukit-bukit. “Serupa di Pumorouw tempat saya tinggal sekarang, nda mung-kin transportasinya pakai bendi,” jelasnya.
Di lain pihak Buchari me-nyatakan dukungannya ter-hadap pelaksanaan Hari Tan-pa Kendaraan Motor bagi PNS di lingkup Pemkot Manado, 3 Maret mendatang. Hal itu katanya lagi perlu didukung bersama sehingga bisa me-ngurangi emisi gas buangan yang dapat merusak lapisan ozon. “Kalu kita nanti mo co-ba,” ujarnya ketika ditanya kesiapan dirinya sebagai pe-jabat negara untuk menggu-nakan angkutan alternatif saat ke kantor untuk memberi contoh kepada bawahan mau-pun warga.(gra)
|
|