|
|
|
|
![]() |
![]() |
| Berita
Minahasa Tenggara |
26 Februari 2008
|
|
Demo damai goyang kantor Bupati Mitra
Agenda Pilkada dan Kunjungan Kumtua ke Yogyakarta Disoal
|
Ratusan massa yang menamakan diri Gerakan Masyara-kat Peduli Mitra Senin (25/2) kemarin menduduki kantor Bupati Mitra yang beralamat di Jalan Ompi, Kelurahan Tosuraya, Ratahan. Demo yang berlangsung sekitar 1 jam itu intinya mempersoalkan lambannya pelaksanaan ta-hapan pilkada di Mitra dan kunjungan para hukum tua dan lurah ke Yogyakarta.
Seperti dikemukakan kordi-nator lapangan (Korlap) Jonly Ampow dan Jones Suot dalam orasinya, pertama meminta Penjabat Bupati Mitra, Drs Albert Pontoh MM untuk ber-kosentrasi pada tugas ter-akhirnya sebagai Penjabat Bupati yakni pelaksanaan Pil-kada. Ini dimaksudkan agar pelaksanaan Pilkada Mitra dapat dilaksanakan sesuai jadwal yang telah ditentukan.
Berikutnya massa demo me-ngecam keberangkatan para Hukum Tua ke Yogya yang menurut mereka hanyalah menghambur-hamburkan uang negara. Terakhir, pen-demo menyatakan diri siap mendukung Penjabat Bupati Drs Albert Pontoh MM dalam Pilkada Mitra, asalkan yang bersangkutan harus mengun-durkan diri dari jabatannya. Setelah mengadakan orasi para pendemo kemudian me-minta untuk berdialog lang-sung dengan pemerintah. Utusan para pendemo yang berjumlah 12 orang kemudian diterima Sekdakab Mitra Drs Adri Mokat sekaligus mende-ngar tuntutan mereka.
“Pemerintah kabupaten akan menindaklanjuti aspira-si ini sambil menunggu koor-dinasi dengan Penjabat Bu-pati Mitra yang saat ini se-dang berada di luar daerah,” tukas Mokat.
Usai berdialog dengan peme-rintah, iring-iringan massa bergerak menuju gedung DPRD Mitra. Di gedung para wakil rakyat ini pendemo diterima langsung Meidy Uguy ST mewakili pimpinan dewan.(dax)
|
|