CLOSE PAGE : PRINT NEWS

 

 

 
NEWS CATEGORIES
Mimbar Keagamaan
Opini Redaksi
Seputar Manadoku 
Politik Pemerintahan
Pendidikan Budaya
Bisnis Ekonomi
Hukum dan Kriminal
Otonomi dan Suksesi
Bolamania Tribun

BERITA DAERAH
Minahasa Induk
Minahasa Minut
Minahasa Selatan
Minahasa Tenggara
Tomohon
Bitung 
Sanger dan Talaud 
Bolmong 

REDAKSI INFO.
About Us

Alamat: Kompleks Ruko Megamas, Blok IB No. 38, Manado
Telp: (0431) 879799 (Hunting),
Fax: (0431) 879795 (Redaksi), (0431) 879790 (Marketing)
 

Berita Politik dan Pemerintahan

26 Februari 2008

Permintaan DPR RI, pemprop bentuk tim independen
Balitka akan Dipertahankan, Pacuan Kuda Jalan Terus 

 

IKUTI BERITA LAIN

Deptan akan Kucur Rp 5 Miliar untuk Peremajaan Kelapa Sulut
Pemprop Usulkan Kawasan Ekonomi Khusus
Bappenas Perjuangkan Rp 300 M untuk Bangun Kampus Baru Unsrat
Pemberian Beasiswa Jadi Kontribusi Pemprop
Pemanfaatan Ilo-Ilo Tunggu Petunjuk Pusat
Pemprop akan Bangun Bailey di Desa Toyopon

Persoalan yang mengemuka seputar alih fungsi lahan di Paniki II, mulai mendapat titik terang. Besar kemungkinan penelitian kelapa oleh Balitka akan tetap dipertahankan di lokasi tersebut, sementara pembangunan arena pacuan kuda juga akan terus jalan. 

Demikian antara lain terung-kap dalam rapat koordinasi yang digelar Senin (25/02), yang juga menyimpulkan pembentukan tim independen dalam rangka mengkaji pemanfaatan lahan di Paniki II. 
Dijelaskan Asisten II Setdaprop Sulut, Dra Marietha Kuntag MBA, dalam pertemuan dengan DPR RI waktu lalu, telah diusul-kan supaya kedua proyek ini te-tap berjalan, masing-masing penelitian kelapa dan pemba-ngunan pacuan kuda. “Hanya saja, yang diusulkan pak guber-nur bukan hanya pacuan kuda, tetapi secara umum sarana olahraga,” katanya. 
Lebih lanjut Kuntag mengung-kapkan, pemprop juga bahkan telah mengusulkan untuk Blok 1, 3 dan 5 di lokasi Paniki II akan diserahkan ke Departemen Per-tanian menjadi hak pakai, se-dangkan blok 2, 4 dan 6 dija-dikan sarana olahraga. “Ini yang diusulkan, dan menunggu per-setujuan, kendati juga DPR RI tidak dalam kapasitas memberi-kan izin, mengingat lahan ini mur-ni milik pemprop,” terangnya. 
Sementara itu, Kepala Dinas Perkebunan Sulut, Ir Rene Ho-sang mengungkapkan, salah satu permintaan DPR RI waktu lalu adalah pemprop diminta membentuk tim independen mengkaji pemanfaatan lahan Paniki II. “Artinya, tim ini akan melihat sejauh mana penelitian kelapa membawa manfaat dan seberapa jauh juga kebutuhan warga akan sarana olahraga,” tukasnya secara terpisah.
Lanjut dikatakan Hosang, ra-pat koordinasi kemarin akhir-nya memutuskan membentuk tim independen tanpa melibat-kan Pemprop dan Pemkot Ma-nado. “Tim ini beranggotakan akademisi dari Fakultas perta-nian Unsrat, Asosiasi Petani ke-lapa dan LSM, di mana tim ini akan bertugas hingga akhir Ma-ret nanti,” ujarnya. Ditambah-kan, setelah ada kajian dari tim independen, tim dari DPR RI akan datang melakukan kun-jungan lagi.(ftj). 

  
© Copyright 2003 Komentar Group. All rights reserved. webadmin