|
|
|
![]() |
![]() |
| Berita
Politik dan Pemerintahan |
26 Februari 2008
|
|
Permintaan DPR RI, pemprop bentuk tim independen
Balitka akan Dipertahankan, Pacuan Kuda Jalan Terus
|
Persoalan yang mengemuka seputar alih fungsi lahan di Paniki II, mulai mendapat titik terang. Besar kemungkinan penelitian kelapa oleh Balitka akan tetap dipertahankan di lokasi tersebut, sementara pembangunan arena pacuan kuda juga akan terus jalan.
Demikian antara lain terung-kap dalam rapat koordinasi yang digelar Senin (25/02), yang juga menyimpulkan pembentukan tim independen dalam rangka mengkaji pemanfaatan lahan di Paniki II.
Dijelaskan Asisten II Setdaprop Sulut, Dra Marietha Kuntag MBA, dalam pertemuan dengan DPR RI waktu lalu, telah diusul-kan supaya kedua proyek ini te-tap berjalan, masing-masing penelitian kelapa dan pemba-ngunan pacuan kuda. “Hanya saja, yang diusulkan pak guber-nur bukan hanya pacuan kuda, tetapi secara umum sarana olahraga,” katanya.
Lebih lanjut Kuntag mengung-kapkan, pemprop juga bahkan telah mengusulkan untuk Blok 1, 3 dan 5 di lokasi Paniki II akan diserahkan ke Departemen Per-tanian menjadi hak pakai, se-dangkan blok 2, 4 dan 6 dija-dikan sarana olahraga. “Ini yang diusulkan, dan menunggu per-setujuan, kendati juga DPR RI tidak dalam kapasitas memberi-kan izin, mengingat lahan ini mur-ni milik pemprop,” terangnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Perkebunan Sulut, Ir Rene Ho-sang mengungkapkan, salah satu permintaan DPR RI waktu lalu adalah pemprop diminta membentuk tim independen mengkaji pemanfaatan lahan Paniki II. “Artinya, tim ini akan melihat sejauh mana penelitian kelapa membawa manfaat dan seberapa jauh juga kebutuhan warga akan sarana olahraga,” tukasnya secara terpisah.
Lanjut dikatakan Hosang, ra-pat koordinasi kemarin akhir-nya memutuskan membentuk tim independen tanpa melibat-kan Pemprop dan Pemkot Ma-nado. “Tim ini beranggotakan akademisi dari Fakultas perta-nian Unsrat, Asosiasi Petani ke-lapa dan LSM, di mana tim ini akan bertugas hingga akhir Ma-ret nanti,” ujarnya. Ditambah-kan, setelah ada kajian dari tim independen, tim dari DPR RI akan datang melakukan kun-jungan lagi.(ftj).
|
|