|
|
|
|
![]() |
![]() |
|
Berita
Minahasa Utara
|
26 Februari 2008
|
|
Dishut-LH Minim Polisi Kehutanan
|
Tak mengherankan jika kerusakan hutan di Minahasa Utara menggila setiap tahunnya. Data tahun 2001 saja, kerusakan hutam mencapai 19.648 Hektar. Ternyata angka tersebut lebih disebabkan minimnya tenaga pengawas lapangan yakni Polisi Kehutanan (Polhut). Buktinya, di Dinas Kehutanan dan Lingkungan Hidup (Dishut-LH) Minut, personil Polisi Kehutanan hanya 14 orang saja yang efektif.
Hal ini diakui Kadis Kehutanan dan Lingkungan Hidup Pemkab Minut Richard ‘Tutut’ Karouwan. Menurutnya, pihaknya sangat kesulitan melakukan pengawasan di lapangan. ”Dengan personil yang efektif ini, berarti setiap Polhut mengawasi ribuan hektar. Ini sangat tidak seimbang. Makanya ke depan kami akan mengusulkan untuk memperbanyak tenaga Polhut,” jelas Tutut sapaan akrabnya.
Diakuinya, kerusakan hutan di Minut sudah pada titik yang mengkhawatirkan. ”Tapi satu hal yang harus kita sadari, sebenarnya koordinasi sudah kami jalankan hinga ke desa-desa, dimana aparat desa atau hukum tua menjadi ujung tombak untuk memberikan pengarahan untuk kelestarian hutan. Ke depan kami akan lebih mengintensifkan penyuluhan dan pengawasan di lapangan, meski dengan fasilitas sangat terbatas,” jelasnya.
Berdasarkan data Peta Penafisran Cita Landsat Tahun 2001, dengan skala 1:250.000, sejumlah kawasan hutan di Minut, kerusakannya mencapai 19.648 hektar. Total 19.648 hektar ini, merupakan akumulasi kerusakan tiga jenis hutan yakni Hutan Bakau, Hutan Lindung dan Hutan Produksi Terbatas. Untuk Hutan Bakau (HB) dari luas lahan 3.875 hektar, kerusakannya mencapai 1.966 hektar atau 50 persen dari luas HB. Sedangkan Hutan Lindung (HL) dari luas lahan 12.618 hektar, kerusakannya mencapai 8.667 hektar atau 68 persen. Sedangkan Htan Produksi Terbatas (HPT) dari luas lahan 9.684 hektar, kerusakannya mencapai 9.015 hektar atau sekitar 93 persen.(irv)
Data Kerusakan Hutan Minut
Jenis Luas/Ha Kerusakan Prosentase
Hutan Bakau 3.875 1.988 Ha 51%
Hutan Lindung 12.618 12.618 Ha 68%
HPT 9.684 9.684 Ha 93%
Data berdasarkan peta penafsiran Citra Landsat Tahun 2001
|
|