|
|
|
|
![]() |
![]() |
| Berita
Kota Tomohon dan Sekitarnya |
26 Februari 2008
|
|
Meskipun masih berstatus siaga tapi harus diwaspadai
800 Personel Gabungan Polda dan Pemkot Tomohon Siaga di Gunung Lokon
|
Polda Sulut menetapkan agenda penting untuk meng-antisipasi kemungkinan ter-buruk yang bakal terjadi di kawasan seputar gunung Lo-kon Tomohon. Buktinya, 800 personel gabungan Polda Su-lut dan Pemkot Tomohon akan diterjunkan ke kawasan tersebut.
Hal ini dibenarkan Kepala Biro Ops Kombes Pol Moch Sja-rifuddin Arsjad SmIK kepada sejumlah wartawan di Ma-polda Sulut, Senin (25/02) kemarin. “Gunung Lokon sampai dengan saat ini masih aktif dan sewaktu-waktu bisa meletus. Untuk mengantisi-pasi ancaman bencana terse-but, 800 personel gabungan Polda dan Pemkot Tomohon akan diterjunkan untuk ber-siaga di sana,” ungkapnya.
Namun demikian, Arsjad menjelaskan, diterjunkannya 800 personel gabungan terse-but dimaksudkan untuk menggelar latihan penanga-nan menyangkut antisipasi bencana Gunung Lokon yang bisa sewaktu-waktu terjadi. “Jadi Rabu nanti (besok, red) kita akan menggelar latihan penanganan antisipasi ben-cana gunung meletus yang melibatkan 800 personel ter-sebut,” paparnya.
Nantinya, kata Arsjad, siaga di Gunung Lokon itu akan di-latih seputar keterpaduan cara berkomunikasi, melaku-kan evakuasi terhadap kor-ban, melakukan pengamanan jalur yang akan dilalui, dan pengamanan terhadap daerah yang akan ditinggalkan warga akibat bencana tersebut.
“Latihan ini sangat penting agar kita sudah siap ketika ben-cana itu datang. Bukan untuk meminta tetapi untuk meng-antispasi kemungkinan terja-dinya bencana alam di gunung Lokon tersebut,” tandasnya.
Secara terpisah, Kepala Pos Pengamatan Gunung Api Lo-kon dan Mahawu, Jemmy Run-tuwene menegaskan, bahwa status Gunung Lokon belum ada peningkatan. Status gu-nung berapi ini masih pada level siaga. “Selain mengeluar-kan bau belerang, hingga saat ini terekam ada gempa-gempa vulkanik dan hembusan,” kata Runtuwene.
Dituturkan Runtuwene, gem-pa hembusan dari Gunung Lokon sebanyak 30-40 kali per hari. Sementara, gempa vulkanik sebanyak 20-30 kali per hari. “Meski belum ada pe-ningkatan tapi aktivitas dari Gunung Lokon ini patut di-waspadai,” tukasnya.
Sementara itu, di pihak lain, kemarin, Polresta Tomohon dan jajarannya menggelar si-mulasi penanggulangan ben-cana pascaletusan Gunung Lokon bertempat di halaman eks kantor Walikota Tomo-hon, Kelurahan Kakaskasen-Tomohon Utara. Simulasi yang di back-up Polda Sulut ini turut melibatkan pihak TNI, Dinas Kehutanan dan instansi terkait lainnya.
Sekadar diketahui, berakti-vitasnya Gunung Lokon mem-buat pendakian ke gunung langsung dihentikan semen-tara. “Pendakian ke gunung Lokon sudah ditutup meng-ingat gunung ini sudah me-nunjukan tanda-tanda ke-anehan,” kata Runtuwene, be-berapa waktu lalu.(jok/imo)
|
|