|
|
|
|
![]() |
![]() |
|
Berita
Tribun Olahraga
|
27 Februari 2008
|
|
Bonus PON untuk Atlet Beregu dan Perorangan Sama
|
Wakil Kepala Dinas dan Olahraga Sulut, Drs Roy Me-woh DEA menegaskan, setiap atlet peraih medali emas di PON mendatang akan meneri-ma jumlah bonus yang sama, baik untuk atlet perorangan maupun beregu. Hal ini ber-arti setiap atlet beregu juga akan menerima bonus sebesar Rp 100 juta, seperti halnya atlet cabang perorangan.
Ia mengatakan, berdasarkan pengalaman pada PON lalu, bo-nus itu diberikan per atlet. “Pe-ngalaman lalu dalam pembe-rian bonus, semua atlet menda-pat pembagian bonus yang sa-ma rata,” kata Mewoh, kepada Komentar, Selasa (26/02).
Lanjut kata dia, seperti con-toh dengan tim beregu Anggar yang pada waktu PON Palem-bang meraih medali emas. “Saat itu, peraih medali emas mendapat bonus Rp 25 juta, jadi empat atlet yang masuk dalam tim anggar tersebut masing-masing menerima bonus Rp 25 juta. Dengan demikian Ketua Harian KONI Sulut, Pak Imba secara total memberikan bonus Rp 100 juta untuk mereka,” jelasnya.
“Jadi untuk pembagian bo-nus ini bisa saja mengacu pa-da sistem pembagian waktu PON lalu. Karena kemungkin-an mengacu pada prinsip ke-samarataan, jadi tidak etis adanya perbedaan antara cabang olahraga perorangan dan beregu,” tandasnya.
Ditanya terkait pencairan dana yang sudah dialokasi-kan pemprop untuk tim PON Sulut yakni Rp 7,5 miliar yang hingga sekarang belum dicair-kan, ia mengatakan, dananya sudah ada. Dan bukannya Pemprop tak ingin mencair-kannya, tapi proses pencairan tersebut harus ada penjelasan dari pihak KONI Sulut, terkait rencana persiapan baik itu pelatihan daerah maupun ke-lengkapan lainnya.
“Pencairan dana tinggal me-nunggu KONI Sulut mema-sukkan semua rencana per-siapan menghadapi PON ini. Kan tak etis kalau pencairan-nya setengah-setengah karena memang itu ketentuan yang ada,” kuncinya.(sal)
|
|