|
|
|
|
![]() |
![]() |
|
Berita
Ekonomi dan Bisnis
|
27 Februari 2008
|
|
Soal MSM, GSKI Dukung Kebijakan Pemprop
Sulut
|
DPD GSKI (Gerakan Siswa Kristen Indonesia) Sulut lewat beberapa kajian yang ada, menyatakan sangat mendukung kebijakan pemerintah Propinsi Sulut yang menolak pengoperasian PT MSM (Meares Soputan Mining) di Likupang, Minahasa Utara.
“Apalagi beberapa tahun belakangan ini dan bahkan beberapa tahun ke depan akan jadi sorotan dunia, karena di Sulut akan dilaksanakan World Ocean Conference (WOC) yang tema utamanya membahas masalah lingkungan,” ujar Ketua GSJI Sulut Sandy Lantang kepada Komentar, belum lama ini.
Menurut Lantang, dari WOC inilah Sulut harus tampil terdepan memperjuangkan keberpihakan kepada masalah lingkungan. “Jika kita memberikan kesempatan kepada perusahaan-perusahaan untuk mengeksploitasi lingkungan di Sulut, maka kita tidak menjadi contoh yang baik bagi peserta yang nantinya mengikuti WOC,” tuturnya.
Memang di satu sisi, tambahnya, dengan kehadiran perusahaan-perusahaan asing akan meningkatkan pendapatan masyarakat di sekitar daerah operasinya perusahaan tersebut. Namun mengingat dampak yang ditimbulkannya, maka pihaknya juga menolak pengoperasiannya. Dan untuk mengatasi masalah tenaga kerja ini, pihaknya meminta pemerintah daerah membuka lapangan pekerjaan di Sulut, terlebih pada sektor lain yang tidak mengganggu kelestarian lingkungan.
“Dampak pengoperasian MSM memang belum langsung dirasakan sekarang ini. Akan tetapi di masa datang akan terlihat dampaknya. Hutan akan menjadi tandus dan berbagai penyakit bisa ditimbulkan. Apalagi sistem pembuangan limbah yang direncanakan membuat kubangan dalam tanah. Padahal Sulut termasuk daerah rawan gempa. Dikhawatirkan bila terjadi gempa, kubangan limbah bisa menjadi malapetaka,” jelasnya.(jef)
|
|