HANYA SATU UNTUK SEMUA

 

 
NEWS CATEGORIES

 

Alamat: Kompleks Ruko Megamas, Blok IB No. 38, Manado
Telp: (0431) 879799 Fax: (0431) 879795 (Redaksi), (0431) 879790 (Marketing)

Head Lines News

27 Februari 2008

Bolsel dan Boltim Ditargetkan April 


Meski ada kekhawatiran soal jadwal yang padat, namun Pemerintah dan DPR akan melanjutkan pembahasan 12 calon daerah baru (di dalam-nya Bolsel dan Boltim) dan di-targetkan akan selesai pada
April 2008. Sementara itu, pembahasan 15 RUU menge-nai pembentukan daerah baru ditunda setelah Pemilu 2009.
Demikian penjelasan Ang-gota Komisi II DPR RI Chozin Chumaidy di Jakarta, Selasa (26/02). 
Menurut Chozin, 12 daerah baru itu akan dilanjutkan dan optimis akan selesai pada April 2008. Panja, katanya, akan terus melanjutkan pem-bahasan, karena usulan itu belum diverifikasi Dewan Per-timbangan Otonomi Daerah (DPOD). Hal ini, bisa mem-buat waktu pembahasan molor. 
“Perlu waktu untuk menye-lesaikan itu (verifikasi),” ujarnya. Mengenai pembaha-san 15 RUU, jelasnya, akan ditunda sampai setelah Pemi-lihan Umum 2009.
Rentang waktu menuju pemilu yang kian dekat, jelas Chosin, menjadi satu pertim-bangan untuk menunda pembahasan. Kesepakatan menunda ini merupakan hasil rapat kerja Komisi II dengan pemerintah untuk membahas 15 RUU pembentukan daerah baru yang berlangsung di Gedung DPR, Senin (25/02). 
Chozin menjelaskan, penun-daan ini juga terkait dengan jadwal masa sidang DPR yang akan segera berakhir. “Saya kira tidak akan terkejar,” kata Chozin. 
Dia menambahkan, untuk membahas lebih lanjut usul RUU pembentukan daerah, perlu ada proses verifikasi yang dilakukan DPOD dan Komisi II. Kedua lembaga ini belum melakukan pengkajian terhadap 15 daerah yang diusulkan itu. 
Namun, Anggota Komisi II DPR lainnya Saifullah Mas’-hum mengatakan, ke-15 RUU itu juga akan menjadi satu paket dengan 12 RUU untuk diselesaikan. 
“Tidak semua bisa digolkan, bila tidak selesai, akan dilan-jutkan pada masa sidang be-rikutnya,” ujarnya.(shc)

  
© Copyright 2003 Komentar Group. All rights reserved. webadmin