|
|
|
|
![]() |
![]() |
|
Berita
Minahasa Induk
|
27 Februari 2008
|
|
Langowan ‘Minta’
Sebagian Wilayah Mitra?
|
Ini menarik. Dalam perte-muan antara Panitia Persia-pan Pembentukan Kota La-ngowan (P3KL) dengan Ekse-kutif, Senin (25/02), sempat terungkap bahwa Langowan ternyata menginginkan seba-gian wilayah Minahasa Teng-gara (Mitra), untuk dimasuk-kan sebagai bagian dari wila-yah Kota Langowan.
Menurut salah satu personel P3KL, Sonny Walean, seba-gian wilayah dimaksud ada-lah wilayah hutan lindung seluas sekitar 450-500 ha, yang terletak di antara Desa Noongan, Kecamatan Lango-wan Barat, Kabupaten Mina-hasa, dan Desa Pangu, Keca-matan Ratahan, Kabupaten Mitra.
“Bukannya mau memiliki, tapi kami ingin untuk menge-lola hutan tersebut demi ke-lestarian hutan di Minahasa. Karena kawasan ini adalah Show Window hutan Minaha-sa. Jadi alangkah lebih baik kalau kawasan hutan ini ma-suk dalam wilayah Kota La-ngowan nanti,” jelasnya.
Lebih lanjut dijelaskan, dari historis yang ada, kawasan hutan ini sudah sejak pulu-han tahun ‘dikelola’ orang La-ngowan. Hingga sekarang, re-habilitasi hutan setempat ju-ga dilakukan kebanyakan orang Langowan, lewat berba-gai wadah seperti LSM Hulu Lestari.
Sementara itu, Pemerintah Kabupaten (pemkab) Minaha-sa yang diwakili Assisten I Drs Winston Mentang, menjelas-kan bahwa pihaknya akan mengkaji arif dan bijaksana soal permintaan P3KL ini. Sebab jika tidak, sejengkal tanah bisa memicu suatu per-soalan baru antara pemerin-tah daerah.(dav)
|
|