HANYA SATU UNTUK SEMUA

 

 
NEWS CATEGORIES

 

Alamat: Kompleks Ruko Megamas, Blok IB No. 38, Manado
Telp: (0431) 879799 Fax: (0431) 879795 (Redaksi), (0431) 879790 (Marketing)

Berita Kota Manado dan Sekitarnya

27 Februari 2008

Bisa perbaiki 650 meter trotoar
Anggaran Studing Mestinya Dialihkan ke Fasilitas Umum

 

Warga Manado menyorot agenda studi banding yang secara berbarengan digelar Dewan Propinsi Sulut dan Dewan Kota (Dekot) Manado pekan ini. Menurut Nita Rumeen, Mahasiswa Unsrat mestinya saat ini para wakil rakyat ini punya sense of belonging terhadap persoalan masyarakat.
Seperti misalnya terkait masih minim dan buruknya fasilitas umum di kota ini, bahkan persoalan naiknya sejumlah bahan kebutuhan pokok yang cukup mempengaruhi kondisi ekonomi.
Kepada wartawan, dikatakan beberapa waktu lalu sejumlah anggota Dekot Manado pernah melontarkan usulan agar anggaran pembangunan pacuan kuda di Mapanget dialihkan untuk drainase yang dinilai masih buruk. "Bagaimana kalau sekarang hal itu dikembalikan kepada mereka, anggaran studi banding dewan dialihkan ke fasilitas umum seperti drainase atau trotoar, bahkan lebih bagus yang menyentuh langsung kebutuhan warga seperti sembako atau bahan bakar," tandasnya.
Hal senada dilontarkan Jerry Salim, warga Malalayang. Besarnya anggaran studi banding legislator dalam setahun, sebenarnya harus jadi bahan pertimbangan untuk ada pengetatan sehingga muncul prinsip efisien dan efektif. 
Menurutnya, kalau memang mereka mau melaksanakan prinsip efisien dan efektifita pasti ada jalan keluar untuk menghemat anggaran studing, misalnya dengan mengurangi jumlah rombongan, hanya perutusan saja tidak semua anggota dewan yang berangkat.
Dikatakannya lagi, di zaman canggih yang serba modern ini studing beramai-ramai seperti itu sudah tidak model lagi sehingga terkesan hanya jadi alasan untuk jalan-jalan. "Sekarang ini semua informasi tersedia lengkap di internet bahkan komunikasi sudah sangat lancar. Jadi kalau cuma bilang cari tahu perda atau pelaksanaan model perizinan tidak perlu keluar daerah dengan biaya besar apalagi untuk substansi yang sama studing ini sudah dua kali dilakukan Dekot Manado," ujarnya.
Berdasarkan perhitungan anggaran yang dikeluarkan untuk studing kali ini minimal mencapai Rp 500 juta, sementara anggaran renovasi trotoar tahap tiga yang sudah selesai dilaksanakan Dinas Prasarana Umum (PU) Manado Tahun 2007 lalu untuk 900 meter, menelan anggaran Rp 700 juta atau Rp 700 ribu per meter. Dengan demikian dengan anggaran studing Dekot Manado Rp 500 juta tersebut ada sekitar 650 meter trotoar yang bisa direnovasi.(gra)

  
© Copyright 2003 Komentar Group. All rights reserved. webadmin