HANYA SATU UNTUK SEMUA

 

 
NEWS CATEGORIES

 

Alamat: Kompleks Ruko Megamas, Blok IB No. 38, Manado
Telp: (0431) 879799 Fax: (0431) 879795 (Redaksi), (0431) 879790 (Marketing)

Berita Kota Manado dan Sekitarnya

27 Februari 2008

Lintas Berita Kota


Hari Bebas Ranmor tak Hanya Sekali
Pelaksanaan Hari Bebas Kendaraan Bermotor (Ranmor) di lingkungan Pemerintah Kota Manado, terus didukung bahkan telah mendapat instruksi sepenuhnya dari Walikota Manado, Jimmy Rimba Rogi. 
Ditemui, Selasa (26/02) kemarin di Kantor Walikota, Imba menyatakan Hari Bebas Ranmor tersebut tidak hanya sekali dilaksanakan pemkot, tetapi sampai tujuan utamanya untuk mengurangi emisi gas buangan dapat tercapai.
Menurut walikota pertama pilihan rakyat itu, untuk menunjukkan langsung dukungannya tersebut, maka pelaksanaan Hari Tanpa Ranmor yang semula direncanakan digelar, Senin (03/03) mendatang bakal ditunda pada pekan berikutnya. Alasannya, pada hari tersebut bertepatan dengan peringatan HUT Satuan Polisi Pamong Praja yang akan turut diperingati Pemkot Manado.
Selain itu sebagai walikota, dirinya pun sangat ingin mengikuti kegiatan tersebut namun karena terkait jabatannya sebagai Ketua Harian KONI Sulut dimana harus mengikuti rapat pengurus KONI se-Indonesia dalam rangka pelaksanaan PON di Kaltim, maka kemungkinan tak bisa hadir. “Rencananya ditunda namun kalau juga tidak bisa masih ada pak Wakil Walikota dan Sekretaris Kota yang akan menghadirinya. Saya sepenuhnya mendukung program tersebut,” katanya.(gra)

Viena Mengko Tata Pantai Malalayang
Banyak hal positif yang didapat jika Pemkot jeli dan serius dalam menata pantai Malalayang. Hal ini juga dikatakan cewek cantik, Viena Victoria Mengko. “Saat ini saja, banyak warga menikmati suasana pantai Malalayang apalagi jika sudah ditata dan dibenahi, pasti lebih banyak lagi hal positif yang didapat,” ujar cewek pemilik senyum manis ini.
Ditambahkan Wakil I Nona Manado dan wakil II Noni Sulut 2005 serta 15 besar Miss Indonesia 2006 ini, objek-objek wisata semestinya jadi prioritas Pemkot dalam menghadapi visi dan misi, menjadikan Manado Kota Pariwisata Dunia (MKPD) 2010 apalagi ada iven internasional seperti World Ocean Conference (WOC) 2009. 
“Intinya setiap potensi wisata yang ada di Manado harus menjadi prioritas untuk di benahi dan ditata seindah mungkin seperti pantai Malalayang. Warga Manado dan turis pasti senang dan enjoy menikmati indahnya pantai Malalayang jika sudah ditata,” kunci Viena. (emon)

Dipadati kalangan mahasiswa
Jumper Kalahkan Film Horor Lokal Di Twenty One 
Film Jumper yang merupakan jenis film action dari luar negeri mengalahkan film lokal horor di bioskop studio 21 (Twenty One) Kota Manado. Hal ini terbukti dengan banyaknya animo warga menyaksikan film yang saat ini menduduki peringkat pertama di box office Amerika tersebut. 
Terpantau harian ini di studio 21 yang berlokasi di kawasan Mantos, banyak warga yang kebanyakan di dominasi kalangan mahasiswa, antri di studio tiga tempat ditayangkannya film yang di sutradarai Doug Liman yang diangkat dari novel karya Steven Goul tersebut. Padahal dilokasi tersebut saat itu tersedia tiga film lokal Indonesia. Dua film jenis drama percintaan dan satunya film horor yang merupakan film scary movi pertama di Indonesia. “Sudah sekitar seminggu ini film Jumper banyak diminati warga,” ujar seorang petugas yang tidak mau namanya di korankan. 
Meski film ini diputar lima kali sehari, namun antrian warga untuk menonton tetap terlihat. “Cuma penasaran aja mo nonton ini film,” ujar Kiky dan Novi.
Singkat isi cerita dalam film Jumper tersebut menceritakan seorang pria perkasa David Rice dengan keahlian teleportasi, dengan mudah menjalani kehidupan sehari-hari di berbagai negara dalam waktu singkat. Film ini menjanjikan banyak pemandangan indah dan khas berbagai kota seperti Roma, Tokyo, Kairo, serta New York. Beberapa aktor terkenal ambil bagian dalam film tersebut. Di antaranya Hayden Christensen yang berperan sebagai David Rice dan Samuel L, Jackson yang memainkan tokoh Roland.(tr-02)

Lelang Hp di IT Center
Mengusung motto Tectino end Lifstyle, IT Center (ITC), Selasa (26/02) kemarin memanjakan warga Manado dengan menggelar lelang HP dibawah harga. Kegiatan ini merupakan bagai dari konsep ITC sebagai pusat barang elektronik terbesar di Kota Manado. 
Terpantau harian ini, tak sedikit warga berantri mengikuti acara pelelangan barang elektronik yang di gelar di setiap lantai yang ada di gedung tersebut. Jenis yang dilelang kemarin yaitu Nokia seri 1200 yang masih bersegel dan bergaransi dari parafone, dan konsep penawaran lelang dibuka dengan harga terendah sebesar Rp 50 ribu. Mengawalinya, Selvi asal Tuminting berhasil membawa pulang HP 1200 yang masih bersegel dan bergaransi tersebut, setelah menutup penawaran dengan harga Rp 310 ribu. Menurut Cristie Gumansing, Publik Relation IT Center, pada bulan Februari ini, ada lima Hp jenis Nokia 1200 dilelang dan semuanya habis terjual di bawah harga. “Nantinya, setiap bulan akan ada lelang Hp di ITC. Awal bulan Maret mendatang Hp dengan jenis CDMA kembali akan di lelang, dilanjutkan dengan bulan berikutnya jenis Hp E.90 yang harganya dimulai dari Rp 1 juta,” ujar Cristie yang juga mantan pramugari.(tr-02)

Pedagang Pasar Bahu Dukung Relokasi Lahan Pasar 
Rencana Pemkot Manado memindahkan lahan pasar Bahu yang diyakini tidak strategis lagi, didukung sepenuhnya oleh para pedagang yang ada di pasar tersebut. Untuk itu mereka mengharapkan lahan baru yang akan dijadikan lokasi pasar nanti benar-benar strategis bagi pedagang dan masyarakat.
“Torang suka mo se pindah ini pasar, mar musti katu cari lahan yang strategis, jangan so di tempatkan di lokasi pasar baru tapi merugikan pa torang pedangan, enter masyarakat mo datang ba blanja stenga mati,” ujar Tamijan Soegiono diamini sejumlah pedangan lainnya Selasa (26/02) kemarin . 
Disis lain para pedagang ternyata menolak bila lahan baru yang di rencanakan Pemkot Manado untuk lokasi pasar nanti di wilayah Alaudrew. Alasan para pedagang karena lokasi tersebut tidak strategis. “Kalo di Alandrew itu talu jaoh, paling-paling cuma warga di sekitar situ yang mo datang ba blanja,” ujar mereka. 
Sementara itu, menyangkut pemindahan lokasi pasar Bahu, lurah Bahu M Tarega, diketika di konfirmasi mendukung rencana dari pemerintah kota. “Kami dari pemerintah kelurahan intinya menunggu intruksi dari atasan. Yang pasti rencana relokasi pasar tersebut bisa bermanfaat bagi masyarakat dan pedagang pasar,” ujarnya.(tr-02) 

  
© Copyright 2003 Komentar Group. All rights reserved. webadmin