|
|
|
|
![]() |
![]() |
| Berita
Minahasa Induk |
27 Februari 2008
|
|
Ditengarai
melibatkan oknum petinggi pemkab
Dugaan Penyimpangan DAK Diknas 2006 Harus
Diusut Tuntas
|
Adanya dugaan penyimpangan dalam penyaluran Dana Alokasi Khusus (DAK) untuk bidang pendidikan pada tahun 2006 lalu, diminta harus diusut tuntas oleh aparat pene-gak hukum.
Hal ini ditegaskan langsung Anggota Komisi B DPRD Mi-nahasa, Grery Mamengko, ke-pada harian ini, (26/02) ke-marin. “Kami meminta pihak aparat hukum untuk meng-ungkap tuntas dugaan pe-nyimpangan DAK di Diknas tahun 2006 lalu. Karena dari sidak yang kami lakukan, su-dah jelas-jelas ditemukan ba-nyak pelanggaran dalam rea-lisasi dana itu di setiap se-kolah yang ada di Minahasa. Dan laporannya juga sudah kami serahkan kepihak ke-polisian,” kata Mamengko.
Hal senada dikatakan Se-kretaris Karang Taruna, Ir Musa DQ Lembong ST. Me-nurut Lembong, seharusnya aparat hukum, dalam hal ini pihak kepolisian, harus se-cepatnya mengungkap kasus dana DAK tersebut.
“Kami selaku masyarakat ti-dak mau mencari kesalahan kepada siapapun. Namun ka-mi hanya mencari keadilan di Minahasa ini, di mana sebe-lumnya Komisi B tahun lalu telah mengungkapkan ke publik kalau DAK Diknas 2006 tidak sesuai aturan atau rata-rata penggunaan dana tersebut banyak yang ber-masalah. Dan juga sesuai ja-waban dari Kadis Diknas saat itu yaitu, Drs Jantje Wowiling Sajouw MSi, yang saat itu juga mengatakan lewat media bahwa pihak Komisi B sudah terlambat karena kasusnya sudah dibawa ke kepolisian, namun sampai detik ini be-lum ada kejelasan dari aparat soal perkembangan penyeli-dikkannya,” tegas Lembong.
Kapolres Minahasa Drs Kliment Dwikorjanto MSi, ketika dikonfirmasi soal pe-nyelidikkan dugaan kasus ini, hanya mengatakan kalau ka-sus tersebut masih dalam tahap pemeriksaan.
“Untuk kasus DAK 2006 ter-sebut sampai saat ini masih sementara dalam tahapan pe-merikasaan. Dan yang pasti jika sudah rampung, tetap kami akan mengeksposnya le-wat media masa,” tukas Kli-ment.
Sementara itu, menurut sumber harian ini di kepo-lisian, dugaan kasus tersebut bila dilanjutkan ke tahap pe-nyidikkan, bakal menyeret sa-lah satu oknum petinggi di Pemkab Minahasa. Oknum tersebut, lanjut sumber yang layak dipercaya ini, memang bertanggungjawab penuh akan penyaluran DAK Diknas saat itu.(tr-01)
|
|