|
|
|
![]() |
![]() |
| Berita
Politik dan Pemerintahan |
27 Februari 2008
|
|
Hasil akan diumumkan di media massa
FK-PBJK Kumpul Bukti Legislator Jadi Broker Proyek
|
Forum Komunikasi Penyedia Barang dan Jasa Konstruksi (FK-PBJK) akan melakukan investigasi tentang isu keter-libatan oknum anggota dewan dalam lelang proyek tahun anggaran 2008. Apabila ditemukan bukti-bukti otentik, FK-PBJK tidak segan-segan akan mengumumkankannya di media massa nama-nama oknum anggota dewan yang terlibat nyambi ataupun broker proyek.
“Saat ini kami tengah mela-kukan koordinasi dengan se-jumlah asosiasi untuk mengung-kapkan kemungkinan adanya anggota dewan yang menjadi broker atau nyambi proyek,” ungkap Ir Jufry Suak, Ketua FK-PBJK di Sulawesi Utara.
Namun berdasarkan isu ter-sebut, FK-PBJK saat ini te-ngah melakukan investigasi langsung di lapangan. “Te-man-teman kontraktor telah menyatakan siap membantu FK-PBJK untuk melakukan penyelidikan kemungkinan adanya anggota dewan yang menjadi broker atau nyambi proyek,” tambah Jufry.
“Kalau kami nanti menemu-kan bukti-bukti otentik ada-nya anggota dewan yang terli-bat, kami pasti akan meng-umumkannya di mass media. Kita tunggu saja selesai lelang proyek APBD Propinsi Sulut,” tukas kandidat Ketua LPJKD Sulut ini.
Dia juga meminta pemerin-tah daerah dalam hal ini pihak eksekutif tegas menolak ke-mungkinan munculnya ok-num anggota dewan yang men-jadi broker atau nyambi pro-yek. “Jangan memberi peluang munculnya oknum-oknum ang-gota dewan tak bermoral se-perti itu. Kami siap mem-back-up pemerintah daerah apabila harus berhadapan dengan oknum-oknum anggota dewan seperti itu,” tandasnya.
Di tempat terpisah, penghuni gedung DPRD Sulut, rame-rame membantah hal ini. “Tidak benar ada legislator yang nyambi dan jadi broker proyek. Isu tersebut sengaja dilemparkan terkait kepen-tingan politis tertentu,” ujar mantan Ketua F-PG DPRD Sulut, AHJ Purukan yang menantang supaya pers mem-beberkan nama-nama legis-lator yang jadi broker pro-yek.(eky)
|
|