|
|
|
|
![]() |
![]() |
|
Berita
Mimbar dan Keagamaan
|
27 Februari 2008
|
Agama Alat Kontrol Mencegah Ancaman Kenaikan Suhu Bumi
Agama dan pemanasan glo-bal, salah satu topik yang di-bahas di Sidang Majelis Kon-sultasi Sinode AM Gereja-ge-reja di Sulawesi Utara-Tengah (SMK SAG Suluttenggo), 21-24 Februari di Kota Bitung. Di ma-na, agama-agama bisa men-jadi alat kontrol, sekaligus pelo-por dalam mencegah ancaman akibat kenaikan suhu bumi bagi manusia.
Sementara itu, pandangan Islam disampaikan oleh, KH Drs Fauzie Nurani, Katolik Pastor Dr Yo Ansow, Protestan Pdt Dr Maria Politon-Assa STh MMin. Dari pandangan-pandangan itu dan pandangan peserta, di-simpulkan bahwa Allah meng-hendaki umat manusia men-jaga dan memelihara ciptaan-nya secara serius.
Karena itu, masyarakat agar memperhatikan secara serius pengolahan dan perawatan ter-hadap lingkungan hidup. Pe-ngolahan lingkungan hidup untuk kepentingan masyarakat harus dilakukan dalam rangka mematuhi kehendak Allah yang menciptakan dan empunya, da-lam semesta dengan segala isinya. Dengan demikian aga-ma-agama bisa pelopor dalam mencegah ancaman akibat ke-naikan suhu bumi bagi manusia.
Ketua SAG Suluttenggo, Pdt Jan R Sumakul STh, menam-bahkan, Gubernur Sulut, SH Sarundajang dan gerakan keesaan Persekutuan Gereja-gereja di Indonesia (PGI) yang beranggotakan 86 gereja, mulai melakukan Sidang Majelis Pekerja Lengkap (SMPL) di Hotel Mercure, Ancol, Jakarta. Semua utusan 12 gereja anggota SAG Su-luttenggo dan Ketua dan Se-kretaris SAG yang juga hadir. Acara pembukaan dihadiri oleh Dirjen Bimas Kristen Depag RI, Wakil Ketua DPR Jakarta yang sekaligus me-wakili Gubernur DKI Jakarta, Ketua PGLII (Persekutuan Gereja-gereja dan Lembaga Injili di Indonesia). Selain dari itu Gubernur Sulut SH Sa-rundajang juga hadir dalam pembukaan.(aan)
Wisudawan FH UKIT Gelar Ibadah Syukur
MANADO-Bertempat di Klabat Room Hotel Grand Central Ma-nado, Rabu (20/02), Fakultas Hukum (FH) UKIT melangsungkan ibadah syukur dalam rangka pelepasan lulusan S1 Sarjana Hukum dan juga atas dilantiknya pimpinan definitif FH UKIT.
Menurut Ketua Panitia Rachel A Bolung, acara ini merupakan ungkapan syukur kepada Tuhan karena telah lahir sarjana-sarjana hukum dari FH UKIT YPTK. “Karena apa pun usaha kita, takkan ber-hasil jika Tuhan tak berkenan,” kata Bolung. Ia menambahkan, ibadah syukur ini sekaligus untuk merayakan dies natalis UKIT ke-43.(art)
Pnt Ir Dwight Moody Rondonuwu MT
Hidup Berarti Melayani dan Bekerja Memberi Buah
BAGI Pnt Ir Dwight Moody Rondonuwu MT, kehidupan akan memiliki arti, jika bisa melayani orang banyak. “Pelayanan merupakan tetap yang utama bagi saya. Karena, untuk kepentingan umat banyak, jadi tidak boleh ditinggalkan,” ucapnya. Meski pun disibukkan dengan pekerjaan di kampus, yaitu sebagai dosen jurusan arsiktektur Fakultas Teknik Unsrat. Ditambah jabatan, Ketua Komisi Pemuda dan Mahasiswa SAG Suluttenggo, Ketua For-kom-pak Sulut, Ketua Komisi Pelayanan Remaja GMIM Yobel Winangun Atas, Wakil Sekretaris Pengurus FKUB Propinsi Sulut, namun semua bisa ia kerjakan dengan baik, tanpa ada yang terbengkalai.
Di sisi lain, hal yang menonjol dalam diri, kelahiran, 17 Februari 1966, sehingga dirinya banyak disukai khalayak ramai, karena sikapnya yang ramah, santun, ber-sahaja dan selalu menghargai hasil karya orang lain. ”Di mata Tuhan kita memiliki derajat yang sama. Tiap-tiap manusia ada keku-rangan dan kelebihan. Untuk itu, jangan pernah kita saling merendahkan, mencela dan mengunjing seseorang. Se-bab, kita belum tentu lebih baik darinya. Bisa saja, di mana Tuhan orang yang kita hina-hina lebih baik dari diri kita sendiri. Oleh sebab itu, biasakan diri kita untuk bisa menghargai orang lain,” katanya. Kare-na, sifat-sifat inilah, sosok Rondonuwu banyak disukai oleh teman-teman seprofesi, bahkan masya-rakat sekitar tempat ting-galnya.(aan)
|
|