|
|
|
|
![]() |
![]() |
|
Berita
Politik dan Pemerintahan
|
27 Februari 2008
|
|
Gaet pengusaha Austria tangani PLTA, bandrol Rp 220 M
Mantan Pebulutangkis Nasional Invest Listrik di Sulut
|
Daya tarik investasi di Sulut menarik minat pengusaha besar yang juga adalah mantan pebulutangkis nasional, Yustian Suhandinata, menanamkan investasinya di bidang kelistrikan. Di bawah bendera Tunas Sakti Group, Suhan-dinata menyatakan keseriusannya menggarap PLTA Sa-wangan dengan pasokan listrik sebesar 2x8 MW.
Di hadapan Wagub Sulut, Freddy Harry Sualang, Selasa (26/02) kemarin, Suhandinata yang adalah Direktur Tunas Sakti Group mengungkapkan, pihaknya telah lama ingin menggarap potensi PLTA Sa-wangan, sehingga dapat di-pastikan bahwa pada Septem-ber 2008 mendatang, PLTA su-dah siap dioperasikan.
Ia mengatakan, dalam menger-jakan proyek berbandrol Rp 220 miliar ini, pihaknya bakal menggaet investor asal Austria bahkan didukung sejumlah perusahaan nasional lainnya yang bergerak dalam bidang power energi seperti, PT Satya Mitra Surya Perkasa, PT Pela-yaran Listrik Nasional Tarakan dan Vatech Hydro Andritz.
“Sesuai dengan program pe-merintah bahwa untuk me-ngembangkan energi terbaru-kan, dalam rangka mengu-rangi pemanasan global, di mana sebagian besar pem-bangkit di wilayah ini meng-gunakan PLTD yang meman-faatkan bahan bakar fosil, tentu saja mengakibatkan polusi udara. Tetapi dengan energi yang tersedia yakni air sungai dari Danau Tondano, maka PLTA ini lebih ramah lingkungan,” terangnya sera-ya menambahkan bahwa an-tara permintaan dan penye-diaan tenaga listrik di Sulut sejauh ini tidak sesuai.
Suhandinata yang kini masih tetap aktif di Persatuan Bulu-tangkis Seluruh Indonesia (PBSI) ini mengatakan, pros-pek ini sangat menjanjikan. Oleh karena itu, karena feasi-bility study atau studi kela-yakan sudah dilakukan sejak enam tahun lalu, maka perlu direvisi dan disesuaikan de-ngan perkembangan yang ada.
“Ini merupakan jawaban bagi daerah kita yang telah diper-hadapkan pada krisis listrik yang berkepanjangan. Sehingga sangat diharapkan jika PLTA Sawangan ini beroperasi akan mampu memenuhi kebutuhan listrik masyarakat. Apalagi daftar tunggu yang tercatat di PLN telah mencapai 96 ribu pelanggan,” ungkapnya.
Di sisi lain, Kepala Dinas Pertambangan dan Energi Sulut, Ir Harry Untu, sangat yakin bahwa dampak positif pembangunan PLTA Sa-wangan ini mampu mengatasi kebutuhan listrik. Dengan pertimbangan bahwa Tunas Sakti Group sangat ber-pengalaman dalam bidang-nya, hal ini sudah direali-sasikan di sejumlah daerah lain di Indonesia.(eda)
|
|