|
|
|
|
![]() |
![]() |
|
Berita
Kota Manado dan Sekitarnya
|
28 Februari 2008
|
|
Studi Banding Dekot Kabur
|
Kegiatan studi banding yang sementara dilaksanakan De-wan Kota (Dekot) Manado disi-nyalir sebagian besar agenda-nya kabur. Pasalnya, dari em-pat komisi yang ada hanya Ko-misi D yang bersedia dan se-cara jelas memaparkan kunju-ngan kerja yang sudah semen-tara mereka lakukan di Papua dan dilanjutkan ke Salatiga Jawa Tengah. Sementara Ko-misi A, B dan C yang ruangan kerjanya terkunci rapat sejak Senin (25/02) lalu, tak satu pun personilnya yang mau memberikan penjelasan.
Tiga personil Komisi C ma-sing-masing Anny Rarungku-an, Franklin Sinjal SH mau-pun Jemly Wungouw yang di konfirmasi via ponsel tak memberikan jawaban. Kepada Komentar Sinjal hanya menya-rankan agar wartawan mena-nyakan langsung hal tersebut ke Ketua Komisi Drs Danny Sondakh. Sementara Ketua Komisi A Benny Parasan tak bisa dihubungi karena ponsel-nya tak aktif. Sekretarisnya Julius Louvihan mengaku be-lum mendapat informasi me-ngenai studi banding karena sedang ada urusan keluarga dan sudah dua pekan tak masuk kantor.
Secara terpisah Ketua Ko-misi B, Drs RAS Didi Sjafii yang ditemui di pelataran par-kir kantor walikota, Rabu (26/02) kemarin menyatakan studi banding tidak mesti dilakukan bulan ini. Kemungkinan besar komisinya baru akan berkun-jung ke Pangkal Pinang seba-gai daerah tujuan pada pekan depan namun agendanya tak dijelaskan secara detail.
Sikap dan pernyataan seru-pa ditunjukkan Ketua Dekot, Drs Ferro Taroreh. Dirinya mengaku belum tahu daerah mana yang akan dikunjungi demikian juga waktunya. Herannya Sekretaris Dewan (Sekwan) Drs Freddy Oroh sudah menyampaikan jadwal kunjungan keempat komisi ini.(gra)
|
|