|
|
|
|
![]() |
![]() |
| Berita
Talaud,
Sitaro, Sagihe |
28 Februari 2008
|
|
Dipicu
kelangkaan MT
Speed Boat Mogok, Aktivitas Perairan
Melonguane-Lirung Lumpuh
|
Kelangkaan Bahan Bakar Minyak (BBM) khususnya minyak tanah (MT) membuat sejumlah angkutan laut se-perti halnya speed boat menggelar aksi mogok. Aksi mogok tersebut menyebabkan sejumlah aktivitas jalur perairan Meloguane-Lirung lumpuh total.
Fatalnya, sejumlah Pegawai Negeri Sipil (PNS) Talaud ter-paksa tak masuk kantor, ka-rena tak adanya sarana trans-portasi.
Ketua Asosiasi Speed Boat Lirung dan Melonguane, Vo-ker Pele mengatakan aksi mo-gok yang dilakukan dikarena-kan jatah bagi speed boat ti-dak ada pelayanan. “Sejumlah speed boat tak beroperasi dan menggelar aksi mogok, karena tidak ada BBM.
Untuk itu diminta pada pi-hak pemerintah, Pertamina dan agen di Talaud dapat me-nyediakan pelayanan khu-susnya bagi angkutan laut,” koar Pele sembari meminta adanya penambahan jatah BBM untuk Talaud.
Secara terpisah Kepala Ba-gian Perekonomian Pemerin-tah Kabupaten (Pemkab) Ta-laud, Iskar Tamawale saat di-konfirmasi mengatakan un-tuk trip Februari, pelayanan-nya dibatasi karena ada pe-ngurangan dari Pertamina untuk Talaud. “Persoalan yang terjadi di lapangan su-dah dikoordinasi dengan pi-hak agen Maranata dan di dapat informasi ada pengu-rangan dari Pertamina yang biasanya 220 KL pada Feb-ruari ini berkurang menjadi 190 KL,” kata Tamawale. Le-bih lanjut ia menjelaskan, pe-ngurangan jatah ini membuat pihak agen melakukan penga-turan. Di mana biasanya se-bulan setiap speed boat akan mendapat jatah 30 drum, di-ubah menjadi dua hari satu drum per speed boat. “Kami akan mencari solusi terbaik yakni dengan melakukan koor-dinasi dengan pihak-pihak ter-kait,” pungkasnya.(est)
|
|