HANYA SATU UNTUK SEMUA

 

 
NEWS CATEGORIES

 

Alamat: Kompleks Ruko Megamas, Blok IB No. 38, Manado
Telp: (0431) 879799 Fax: (0431) 879795 (Redaksi), (0431) 879790 (Marketing)

Berita Tribun Olahraga

29 Februari 2008

Terus Dipertanyakan, Pencairan Dana PON Simpang Siur


Dana PON terus saja men-jadi polemik. Setelah sebelum-nya dana yang hanya Rp 7,5 Miliar dinilai tidak cukup, se-karang ini persoalan muncul, di mana dalam pencairan da-na PON ini kelihatan simpang siur. 
Menurut salah seorang pe-merhati olahraga Sulut, su-dah sebaiknya ada gambaran jelas terkait pencairan dana PON ini. Pasalnya, itu penting bagi setiap cabang olahraga (cabor) dalam menggelar per-siapan. “Bagaimana mungkin persiapan dilakukan, tanpa adanya dana, sedangkan ca-bor potensi meraih medali pun kelihatan sulit memberikan target menghadapi PON ini,” ujar pemerhati tersebut yang enggan namanya dikorankan. 
Menyinggung soal mekanis-me pencairan dana PON yang sempat dibeberkan oleh Wakil Kepala Dinas Pemuda dan Olah-raga (Wakadispora) Sulut, Drs Roy Mewoh DEA, bahwa harus laporan dari pihak KONI Sulut, ia pun balik bertanya yang punya hajatan untuk PON ini siapa? 
“Kan kalau berbicara PON, sudah pasti itu kewenangan dari pihak KONI Sulut, ma-sakkan KONI sendiri pun bi-ngung,” tukasnya. Menurut-nya sudah sebaiknya ada langkah konkret yang dilaku-kan menghadapi PON ini. “Sa-ya berbicara ini bukan agar supaya adanya kejelasan menghadapi PON. Jangan sampai hal ini terus berlanjut,” tandasnya. 
“Coba tanyakan pada setiap pengurus cabor yang ada, pasti mereka bingung kepada siapa mau ditanyakan soal persiapan menghadapi PON,” imbuhnya. Secara terpisah Sekretaris umum KONI Sulut Nootje Apituley saat ditanya terkait hal ini, enggan memberikan tang-gapan. Dikatakan, ia tak ingin terlalu memberi pernyataan dalam masalah ini. “Saya ambil sikap diam saja untuk hal ini, karena saya tak ingin berbicara lebih jauh nantinya bisa me-nimbulkan persepsi lain,” kata Apituley singkat.(sal)

  
© Copyright 2003 Komentar Group. All rights reserved. webadmin