|
|
|
|
![]() |
![]() |
|
Berita
Ekonomi dan Bisnis
|
29 Februari 2008
|
|
Xaverius Mapandy, di Antara
Persaingan Perbankan Sulut
|
DUNIA perbankan di Sulut, memang terus mengalami per-kembangan. Dan sejalan dengan perkembangan itu, tentu akan selalu muncul persaingan. Untuk bisa bertahan menjadi bank yang sehat, diperlukan kerja keras dan kiat-kiat yang jitu, sehingga bank bisa hidup dan melayani masyarakat, khususnya para nasabah.
Dengan kehadiran sekitar 22 bank, sudah tentu harus menjadi cambuk bagi pengelola perbankan untuk terus berlomba menjadi yang terbaik.
Tapi bagi Xaverius ‘Fery’ Mapandy yang baru saja terpilih sebagai Direktur Utama Bank Sulut definitif, para kompetitor itu adalah mitra. “Tanpa mereka kita tidak dapat mengukur berapa besar kemampuan dan peranan kita selama ini. Jadi menurut saya, persaingan sangat perlu. Sebab, hal itu menjadi bagian dari tantangan yang harus dihadapi,” ungkap mantan Hub Manager Bank Mandiri Manado itu beberapa waktu lalu.
Bagi Mapandy, hadirnya kompetitor tidak perlu dipandang sebagai hal yang menakutkan. Sebab, jika demikian, maka sama halnya akan mematikan kreativitas. Mapandy yang telah mengabdi sekitar 30 tahun lebih di dunia perbankan, mengaku selalu ingin mengetahui apa yang dibutuhkan pelanggannya (nasabah).
“Dengan mengetahui apa yang dibutuhkan pelanggan kita, tentu saja, akan kita ikuti dengan berbagai perubahan. Dan ini berlaku setiap waktu. De-ngan begitu dalam setiap launching produk, maka akan kita sesuaikan dengan kebutuhan pasar saat itu,” tutur suami tercinta, Jeane Adam.
Setelah dipercayakan oleh pemegang saham Bank Sulut melalui RUPS, Kamis (28/02) kemarin di Hotel Se-dona, ia mengatakan untuk menjalankan ren-cana dan program-pro-gram Bank Sulut ke depan, ia harus meru-muskan dengan di-reksi lainnya yang terpilih. Selamat be-kerja.(jeffry th pay)
|
|